Quick Response Satbrimob Polda Lampung Selamatkan Anak-anak dan Lansia
Bandar Lampung — Tim Search and Rescue (SAR) Satuan Brimob Polda Lampung bergerak cepat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung. Aksi tanggap darurat tersebut dilakukan setelah curah hujan tinggi menyebabkan genangan air di beberapa kawasan permukiman, Jumat (6/3).
Salah satu lokasi yang menjadi fokus evakuasi adalah Perumahan Griya Melati dan kawasan Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Bandar Lampung.
Personel SAR Brimob langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi lengkap, termasuk perahu karet dan pelampung. Setibanya di lokasi, petugas segera menyisir rumah-rumah warga yang terendam banjir untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Prioritas penyelamatan difokuskan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, warga lanjut usia (lansia), dan ibu hamil yang dipindahkan ke lokasi lebih aman. Selain mengevakuasi warga, petugas juga membantu masyarakat mengamankan barang-barang berharga agar tidak terbawa arus.
Komandan Satuan Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso menegaskan, respons cepat tersebut merupakan wujud komitmen Brimob dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Begitu menerima laporan adanya genangan air yang terus meninggi, tim piket SAR langsung kami kerahkan. Ini adalah bentuk quick response kami karena keselamatan masyarakat adalah prioritas paling utama,” ujar Yustanto.
Sementara itu, Posko Tanggap Darurat Bencana yang dipimpin Iptu Fajar Fachrizi terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan proses evakuasi berjalan aman dan terkendali.
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Satbrimob Polda Lampung juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta pemerintah daerah setempat agar penanganan warga terdampak banjir dapat dilakukan secara optimal.
Melalui aksi cepat ini, Brimob berharap masyarakat yang terdampak banjir dapat segera mendapatkan perlindungan dan bantuan yang diperlukan hingga kondisi kembali normal. (*).






