Lampung Timur — Prestasi gemilang Intan Putri Lestari sebagai juara Kontes Dangdut Indonesia 2026 tak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga membuka jalan masa depan di bidang pendidikan. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memastikan Intan akan mendapatkan Beasiswa Makmur hingga ke jenjang perguruan tinggi.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul dari daerah.
“Kami bangga atas capaian Intan. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tapi kebanggaan Lampung Timur. Pemerintah hadir memberikan Beasiswa Makmur agar Intan bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” ujar Ela, Senin (23/3/2026).
Ia menekankan, keberhasilan Intan harus menjadi pemantik semangat generasi muda untuk terus berprestasi, meski di tengah keterbatasan.
“Intan membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu mengantarkan pada kesuksesan. Ini harus menjadi inspirasi bagi anak-anak Lampung Timur,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Khairul Mukmin yang turut mendampingi, mengapresiasi berbagai program pembangunan daerah, khususnya di sektor peningkatan kualitas SDM.
“Kami mengapresiasi berbagai upaya pembangunan SDM di Lampung Timur. Ini sangat penting untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh program prioritas daerah mendapat dukungan luas dari masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan bersama.
Sementara itu, Intan menyambut beasiswa tersebut dengan penuh rasa syukur. Dukungan dari pemerintah, menurutnya, menjadi motivasi tambahan untuk terus berkembang, baik dalam pendidikan maupun karier di dunia musik.
Diketahui, Intan keluar sebagai juara pada grand final KDI 2026 yang digelar 12 Maret lalu. Gadis kelahiran 6 Agustus 2008 itu berasal dari keluarga sederhana, dengan ibunya berprofesi sebagai penjual sayur keliling.
Meski demikian, Intan dikenal sebagai sosok yang konsisten berprestasi, bahkan telah beberapa kali meraih beasiswa sejak jenjang sekolah dasar hingga menengah atas. (*).






