Gotong Royong Bersihkan Drainase 200 Meter, Tekan Risiko Banjir di Rajabasa
BANDARLAMPUNG — Peringatan Hari Bumi di lingkungan Masjid Miftahul Jannah, Rajabasa Raya, diwujudkan lewat aksi nyata. Puluhan jamaah bersama warga RT 08 LK 1 kompak bergotong royong membersihkan dan memperbaiki drainase sepanjang sekitar 200 meter di Jalan Bhayangkara, Ahad (26/4/2026).
Kegiatan yang melibatkan lintas usia ini dilakukan dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong. Warga membersihkan sedimentasi, sampah, sekaligus memperbaiki saluran air yang sebelumnya tersumbat.
Ketua Masjid Miftahul Jannah Eko Erwanto turut turun langsung ke lapangan bersama warga. Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.
“Hari Bumi mengingatkan kita bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tapi manfaatnya besar,” ujarnya.
Sekretaris masjid Sabiqul Iman menambahkan, normalisasi drainase ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi potensi genangan dan banjir yang kerap terjadi.
“Dengan aliran air yang kembali lancar, kita membantu mencegah genangan saat hujan deras. Ini langkah kecil, tapi berdampak nyata jika dilakukan bersama,” jelasnya.
Berdasarkan kondisi lapangan, tersumbatnya saluran air akibat sampah dan endapan tanah menjadi penyebab utama genangan di kawasan tersebut. Setelah dibersihkan, aliran air kini kembali normal dan risiko banjir dapat diminimalisir.
Aksi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam mengantisipasi banjir di Kota Bandar Lampung.
Lebih dari sekadar kerja bakti, kegiatan ini memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan. Canda, kerja sama, dan semangat gotong royong mewarnai kegiatan, mempererat hubungan sosial antarwarga.
Di tengah tantangan perubahan lingkungan, langkah sederhana ini menjadi bukti bahwa kekuatan terbesar ada pada kebersamaan—dari selokan yang dibersihkan bersama, harapan akan lingkungan yang lebih baik pun mengalir. (*).






