Bandar Lampung — Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat terus diperkuat PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Lampung. Lembaga penghimpun zakat pegawai ini menyalurkan dana sebesar Rp30,4 juta kepada 12 penerima manfaat di Bandar Lampung, Selasa (5/5/2026).
Bantuan tersebut menyasar beragam program strategis, mulai dari pemberdayaan perempuan melalui Program Kartini, dukungan pendidikan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan amanah, tepat sasaran, dan berdampak langsung.
Ketua YBM PLN UID Lampung, Bennie Adenata RAG, menegaskan bahwa penyaluran zakat difokuskan kepada asnaf yang berhak, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan berkelanjutan.
“Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki kami pastikan tersalurkan dengan tepat dan memberikan manfaat nyata bagi penerima,” ujarnya.
Program Kartini menjadi salah satu fokus utama, dengan tujuan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan. Di sisi lain, dukungan pendidikan diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda, sementara bantuan sosial menjadi jaring pengaman bagi kelompok rentan.
Salah satu penerima manfaat, Wahyu Widodo, mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban hidupnya. Sebagai petugas kebersihan keliling, ia selama ini bergantung pada iuran warga yang tidak menentu.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.
Melalui program ini, YBM PLN UID Lampung tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan dan keberkahan. Harapannya, zakat yang dikelola dapat menjadi penggerak kesejahteraan sosial sekaligus memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. (*).






