TAPIS LAMPUNG MEMIKAT JAKARTA

Booth Persit Lampung Jadi Magnet Pameran Nasional, Pengunjung Rela Antre Demi Wastra Etnik Modern

JAKARTA — Kilau benang emas Tapis Lampung sukses mencuri perhatian ribuan pengunjung dalam Pameran Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Booth 75 milik Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten bahkan menjadi salah satu stan paling ramai dikunjungi sepanjang gelaran HUT ke-80 Persit bertema “Persit Bisa”.

Sejak pintu pameran dibuka, antrean pengunjung terlihat memadati area stan demi menyaksikan langsung proses sulam tapis tradisional yang dikerjakan secara manual menggunakan teknik “cucuk”. Jemari pengrajin bergerak lincah menyulam benang emas di atas kain yang direntangkan pada spanram kayu, menghadirkan pesona budaya Lampung yang autentik sekaligus elegan.

Kehadiran Ibu Wakil Presiden RI, Selvi Ananda, yang meninjau langsung area pameran turut menambah antusiasme pengunjung terhadap produk-produk unggulan yang dipamerkan.

Perwakilan pengelola Booth 75, Ny. Vita Mustadir, mengaku bangga melihat tingginya apresiasi masyarakat terhadap kerajinan sulam tapis khas Lampung.

“Luar biasa sekali melihat animo pengunjung tahun ini. Kami sangat senang melihat banyak orang yang menghargai detail sulam tangan atau teknik cucuk yang kami tampilkan,” ujarnya.

Tak hanya menampilkan kain tradisional, Asri Tapis Lampung menghadirkan inovasi fesyen modern berbasis tapis, mulai dari tas tangan premium, clutch elegan, hingga busana siap pakai bernuansa etnik. Penataan booth yang mewah dengan pencahayaan hangat semakin mempertegas eksklusivitas produk wastra Lampung tersebut.

Salah seorang pengunjung mengaku rela datang sejak pagi demi mendapatkan koleksi terbaik. “Saya sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan. Tapis di sini punya ciri khas yang berbeda, elegan dan cocok dipakai di acara resmi maupun kasual,” katanya.

Produk Asri Tapis Lampung sendiri dikelola oleh bidan Asri, istri Kopda Angga Dwi Ferdian, prajurit Yonif 143/TWEJ, sebagai bagian dari pembinaan ekonomi kreatif Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten.

Ketua Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten, Ny. Asti Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa partisipasi dalam pameran nasional ini menjadi langkah strategis untuk mengangkat Tapis Lampung ke pasar yang lebih luas.

“Tujuannya jelas, mengangkat derajat kain tapis menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mampu bersaing di kancah internasional,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persit KCK, Uli Simanjuntak, menilai tema “Persit Bisa” menjadi simbol peran perempuan dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga prajurit.

“Perempuan Persit harus mampu beradaptasi, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Pameran Persit 2026 menjadi bukti bahwa warisan budaya daerah tidak hanya bertahan sebagai tradisi, tetapi juga mampu menembus pasar nasional melalui inovasi kreatif dan sentuhan modern tanpa kehilangan identitas aslinya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *