Qur’an Berjalan Lahir dari PPM Annida

Haflah Takhorruj dan Wisuda Tahfiz Haru, Santri Disiapkan Menjadi Generasi Emas 2045

BANDAR LAMPUNG – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelaksanaan Haflah Takhorruj dan Wisuda Tahfiz Pondok Pesantren Modern Annida, Sabtu (23/5/2026). Tangis bahagia para wali santri pecah saat para hafiz Al-Qur’an memeluk orang tua mereka usai prosesi penyematan mahkota kehormatan.

Momentum penuh emosional itu menjadi penanda lahirnya generasi muda penghafal Al-Qur’an yang dipersiapkan menjadi generasi emas Indonesia 2045.

Salah satu wisudawan terbaik, M. Arizus Safiqy, berhasil meraih predikat Hafiz Qur’an Terbaik 1 sekaligus Wisudawan Terbaik 1 dengan predikat istimewa.

“Mohon doa restu dari ananda agar bisa melanjutkan pendidikan ke Kairo, Mesir,” ujar Arizus Safiqy kepada ayahandanya, Abdullah, di hadapan para tamu undangan.

Mewakili Ketua Yayasan Alfian Husin, Wakil Rektor III Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Muprihan, mengatakan wisuda tahfiz bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan tonggak penting perjalanan hidup para santri.

“Hari ini kita menyaksikan para penghafal Al-Qur’an yang disebut sebagai Qur’an berjalan. Kalian akan dijaga dan dilindungi oleh malaikat Allah SWT sepanjang hidup,” ujar Muprihan.

Ia menegaskan keberhasilan para santri merupakan amanah besar yang harus dijaga demi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa.

Menurutnya, keberadaan pesantren menjadi benteng moral dan spiritual di tengah tantangan zaman modern.

“Pendiri pesantren pernah berpesan bahwa bangsa ini suatu saat akan hancur jika tidak diperkuat ilmu agama. Karena itu, PPM Annida hadir untuk membentuk generasi berilmu, taat, dan tawadu,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri Penanggung Jawab PPM Annida, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Septi Suharwita, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta sejumlah tokoh pendidikan.

Perwakilan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, memberikan apresiasi atas konsistensi PPM Annida dalam melahirkan lulusan berkualitas dan hafiz Al-Qur’an.

“Ponpes Modern Annida konsisten menyiapkan lulusan terbaik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menambahkan, para santri tidak hanya dituntut menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan mendakwahkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada masyarakat luas.

Haflah ke-6 PPM Annida tersebut menjadi bukti bahwa pesantren tetap menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak generasi muda berakhlak mulia, cerdas, dan berprestasi di masa depan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *