Respon Cepat Cegah Ancaman Ledakan di Pesawaran
PESAWARAN – Kesigapan personel Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung kembali dibuktikan. Tim Jibom berhasil mengamankan dan memusnahkan satu buah granat aktif jenis UXO (Unexploded Ordnance) yang ditemukan warga di wilayah Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (29/5/2026).
Penanganan cepat dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Demi menghindari risiko ledakan yang dapat membahayakan keselamatan warga, Tim Jibom langsung bergerak menuju lokasi atas perintah pimpinan dan berdasarkan permohonan bantuan dari satuan kewilayahan.
Operasi pengamanan dipimpin AKP Mantun Manik bersama personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung. Setibanya di Polsek Padang Cermin, tim segera melakukan koordinasi teknis sebelum mengevakuasi granat aktif tersebut menuju lokasi disposal di area persawahan yang jauh dari permukiman penduduk.
Proses pemusnahan berlangsung dengan pengamanan ketat dan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) penanganan bahan peledak. Setelah bekerja selama kurang lebih dua jam, granat berhasil dihancurkan secara sempurna dan area sekitar dinyatakan aman dari potensi bahaya.
Usai kegiatan, tim menyerahkan berita acara disposal kepada Kapolsek Padang Cermin, AKP Agus Jatmiko, sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.
Dansat Brimob Polda Lampung, KBP Yustanto Mujiharso, melalui AKP Mantun Manik menegaskan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman bahan peledak yang sewaktu-waktu dapat menimbulkan korban jiwa.
“Pemusnahan ini merupakan tindakan krusial untuk meminimalisir risiko bagi personel kepolisian maupun masyarakat sekitar. Setiap penanganan bahan peledak harus dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi dan didukung peralatan yang memadai,” ujar AKP Mantun Manik.
Sementara itu, Komandan Detasemen Gegana menilai keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan Satbrimob Polda Lampung dalam merespons setiap potensi gangguan keamanan yang berasal dari temuan benda berbahaya di tengah masyarakat.
Menurutnya, kemampuan respons cepat menjadi salah satu faktor utama dalam mencegah terjadinya insiden yang dapat mengancam keselamatan warga.
Keberhasilan disposal granat aktif tersebut sekaligus menunjukkan profesionalisme personel Brimob Lampung dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba membuka benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Warga diminta segera melapor kepada aparat keamanan terdekat agar dapat ditangani oleh tim ahli.
“Kesadaran masyarakat untuk segera melapor menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan akibat benda berbahaya. Sinergi antara masyarakat dan aparat sangat diperlukan demi menjaga keamanan bersama,” tegasnya.
Dengan keberhasilan tersebut, Satbrimob Polda Lampung kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam penanganan situasi berisiko tinggi serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Lampung. (*).






