Kodam: Gedung Berdiri di Tengah Permukiman, Dibangun Lewat Musyawarah Desa
TANGGAMUS – Video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, viral di media sosial dan memicu beragam komentar publik. Menanggapi polemik tersebut, aparat pekon bersama Kodam XXI/Radin Inten memberikan klarifikasi bahwa narasi yang menyebut koperasi berada di kawasan terpencil atau di bawah Gunung Tanggamus tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten, Letkol Inf Ranoviandy Chairul, mengatakan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bangunan koperasi berada di tengah permukiman warga Pekon Sidokaton.
Menurutnya, pembangunan gedung Koperasi Merah Putih telah melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) dan disepakati bersama masyarakat dengan memanfaatkan aset pekon. Seluruh proses juga dilengkapi berita acara sebagai dasar legalitas.
Ranoviandy menilai video yang beredar hanya menampilkan sudut pengambilan gambar tertentu sehingga memunculkan persepsi berbeda dari kondisi sebenarnya.
> “Video yang beredar sengaja dibingkai dari sudut pandang yang ekstrem untuk mengejar views dan engagement, tanpa memikirkan dampaknya terhadap opini publik maupun program pembangunan di daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, bangunan Koperasi Merah Putih kini telah rampung 100 persen dan siap dioperasikan sesuai fungsinya sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa.
Kepala Pekon Sidokaton, Indrio Basuki, juga membantah narasi yang berkembang di media sosial. Ia menegaskan koperasi dibangun di tengah permukiman warga berdasarkan hasil musyawarah yang melibatkan Badan Himpun Pemekonan (BHP), kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.
Kesaksian serupa disampaikan warga Sidokaton, Supardi, yang mengaku ikut membangun gedung tersebut sejak awal. Ia memastikan lokasi koperasi berada di tengah kampung, berdekatan dengan lapangan dan rumah-rumah warga.
“Saya ikut membangun gedung ini dari nol sampai selesai. Jadi saya tahu persis lokasinya memang berada di tengah desa, bukan di kawasan terpencil,” tegasnya.
Supardi berharap keberadaan Koperasi Merah Putih dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi yang membawa manfaat bagi masyarakat Pekon Sidokaton dan meningkatkan kesejahteraan warga. (*).






