JEMBATAN GARUDA RESMI DILUNCURKAN

Pangdam XXI/RI: Wujud Gotong Royong, Buka Akses Ekonomi Warga

LAMPUNG TIMUR — Jembatan Garuda Perintis Merah Putih di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, resmi diluncurkan, Kamis (13/8/2026). Infrastruktur tersebut menjadi bukti nyata gotong royong dan sinergi TNI bersama pemerintah dalam membuka konektivitas serta memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan dasar dan pusat-pusat ekonomi.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) hadir bersama Wakil Gubernur Lampung Dr. Jihan Nurlela, jajaran pemerintah daerah serta TNI-Polri dalam kegiatan yang menjadi bagian dari peluncuran 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

BUKAN SEKADAR INFRASTRUKTUR

Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan, pembangunan Jembatan Garuda memiliki makna lebih luas daripada sekadar pembangunan fisik.

«“Jembatan yang telah dibangun akan menjadi penghubung berbagai wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta membuka akses terhadap pendidikan dan kesehatan,” ujar Kristomei.»

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sekaligus mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

DORONG EKONOMI DESA

Wakil Gubernur Lampung Dr. Jihan Nurlela mengatakan pembangunan Jembatan Garuda diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Kali Pasir dan wilayah sekitarnya.

Jembatan tersebut dinilai akan memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk mobilitas warga dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.

Bupati Lampung Timur Hj. Ella Siti Nuryamah turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kodam XXI/Radin Inten dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Menurutnya, jembatan memiliki arti strategis karena menjadi penghubung masyarakat menuju berbagai fasilitas penting, mulai dari pendidikan dan kesehatan hingga pusat perekonomian.

100 WARGA TERIMA BANTUAN

Rangkaian kegiatan launching juga diisi pemotongan tumpeng serta pemberian bantuan sembako secara simbolis kepada 100 warga Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto.

Usai kegiatan, Pangdam XXI/Radin Inten bersama Wakil Gubernur Lampung meninjau langsung Jembatan Garuda Kali Pasir. Pemotongan pita kemudian dilakukan sebagai tanda resmi beroperasinya infrastruktur tersebut.

JEMBATAN, HARAPAN BARU WARGA

Kehadiran Jembatan Garuda Perintis Merah Putih diharapkan mampu memangkas hambatan mobilitas masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah, petani dan pelaku perdagangan.

Akses yang semakin terbuka juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat Kecamatan Way Bungur, khususnya Desa Kali Pasir dan Desa Toto Projo.

Jembatan Garuda kini bukan hanya penghubung dua wilayah, tetapi diharapkan menjadi penghubung antara akses, kesempatan dan kesejahteraan masyarakat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *