PANGDAM XXI/RI DORONG SISWA SEKOLAH RAKYAT RAIH MASA DEPAN

Sekolah Rakyat Jadi Jalan Memutus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

LAMPUNG TIMUR — Harapan baru bagi ratusan anak untuk meraih masa depan lebih baik mengemuka dalam peresmian Gedung Sekolah Rakyat Permanen sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat Islamic Center, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (13/8/2026).

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah sekaligus bentuk nyata kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan yang layak bagi masyarakat.

KESEMPATAN UNTUK MERAIH CITA-CITA

Di hadapan para siswa, Pangdam berpesan agar kesempatan memperoleh pendidikan dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Pendidikan, kata dia, harus menjadi bekal untuk membangun karakter, kedisiplinan dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

«“Manfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sebaik-baiknya,” pesan Pangdam.»

Menurutnya, para siswa harus mempersiapkan diri sejak dini untuk menjadi generasi yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat tidak sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membangun manusia yang memiliki karakter, kemampuan dan daya juang.

PENDIDIKAN UNTUK PUTUS RANTAI KEMISKINAN

Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela turut menekankan pentingnya memberikan ruang seluas-luasnya kepada setiap anak untuk memiliki cita-cita dan mengembangkan potensi diri.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah mengapresiasi sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam menghadirkan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, program tersebut bukan sekadar pembangunan sarana pendidikan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas, inklusif dan berkelanjutan.

257 SISWA MENAPAK MASA DEPAN

Kepala Sekolah SRT 34 Lampung Timur Winarsih menjelaskan, Sekolah Rakyat Permanen saat ini menampung 257 siswa, terdiri dari 30 siswa SD, 120 siswa SMP dan 107 siswa SMA.

Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap. Sekolah dilengkapi ruang kelas, asrama putra dan putri, ruang ibadah, sarana olahraga, ruang komputer, laboratorium, UKS, ruang konseling hingga ruang makan dan dapur terpadu.

Dengan sistem pendidikan gratis dan berasrama dari jenjang SD hingga SMA, Sekolah Rakyat diharapkan mampu membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, terampil dan memiliki kepedulian sosial.

GEDUNG BARU, HARAPAN BARU

Peresmian gedung permanen sekaligus pembukaan MPLS menjadi momentum penting bagi perjalanan pendidikan para siswa Sekolah Rakyat Terpadu 34 Lampung Timur.

Gedung baru tersebut bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang bagi siswa untuk menumbuhkan harapan, menemukan potensi dan membangun mimpi tentang masa depan.

Kolaborasi pemerintah, TNI, pemerintah daerah, tenaga pendidik dan masyarakat menjadi kekuatan penting agar pendidikan benar-benar menjadi jalan keluar dari persoalan kemiskinan dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda.

Kegiatan turut dihadiri Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., Aster Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Ricardo Siregar, S.H., M.Tr. (Han), Asops Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Triyono, S.T., S.E., M.Tr. (Han), Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Azwarodi, Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, tenaga pendidik, pengasuh serta siswa-siswi Sekolah Rakyat Terpadu 34 Lampung Timur.

Dari ruang kelas dan asrama Sekolah Rakyat, 257 anak kini menatap masa depan. Pendidikan gratis menjadi pintu, karakter menjadi bekal, dan cita-cita menjadi tujuan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *