Zulkarnain: Keteladanan Rasulullah Harus Hadir dalam Amanah dan Pelayanan ASN
Bandarlampung — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung tak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut diisi dengan aksi sosial melalui penyaluran 200 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Peringatan digelar di Aula Saibatin Kanwil Kemenag Lampung, Rabu (2/9/2026). Kepala Kanwil Kemenag Lampung Zulkarnain mengajak seluruh jajaran menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
Zulkarnain menegaskan kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan melalui pemahaman agama, peningkatan ilmu, serta perilaku yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Keteladanan Rasulullah harus hadir dalam cara kita bekerja dan memberikan pelayanan. Kita harus menjaga amanah, bekerja dengan baik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zulkarnain dalam siaran persnya, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, pesan tersebut sejalan dengan kandungan Surat Ali Imran ayat 104 mengenai pentingnya menyeru kepada kebajikan, mengajak kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar.
Bagi jajaran Kemenag, nilai tersebut dinilai relevan dengan tugas aparatur yang tidak hanya menyangkut administrasi pemerintahan, tetapi juga pelayanan, pembinaan serta penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.
Kepala Bidang Penaisberzawa Kanwil Kemenag Lampung Makmur mengatakan rangkaian Maulid Nabi berlangsung selama dua hari, 1-2 September 2026.
Selain tausiyah, kegiatan diisi lomba Dai Cilik, kegiatan UMK Halal binaan Kanwil Kemenag Lampung, pemberian beasiswa, penghargaan pemenang Dai Cilik, santunan dan penyaluran sembako.
Sebanyak 24 peserta dari kabupaten/kota di Lampung mengikuti lomba Dai Cilik. Mesuji dan Tulang Bawang tercatat tidak mengirimkan peserta.
Untuk aksi sosial, sebanyak 200 paket sembako disiapkan. Sebanyak 50 paket disalurkan kepada masyarakat di sekitar Kanwil Kemenag Lampung, sementara 150 paket lainnya diberikan kepada masyarakat di luar lingkungan kantor.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kanwil Kemenag Lampung dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah.
Makmur menyebut UPZ mulai berjalan sejak Februari 2026. Selama enam bulan, berbagai program ZIS telah dijalankan dan perkembangannya ditampilkan melalui video dalam rangkaian Maulid Nabi.
“Selama enam bulan itu apa saja yang sudah kita lakukan nanti akan kita putar videonya,” kata Makmur.
Penceramah Asep Nur Kholis Jamil mengajak ASN Kemenag dan masyarakat memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan mengenal kehidupan dan keteladanan beliau.
Menurut Asep, Maulid Nabi dapat menjadi ruang untuk mendekatkan umat kepada Rasulullah melalui Al-Qur’an, shalawat, kajian sirah, penyampaian ilmu, motivasi keagamaan dan berbagi kepada sesama.
Ia menekankan keteladanan Rasulullah tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam cara memperlakukan orang lain, menjaga amanah, bekerja, bersikap rendah hati dan membangun hubungan sosial.
“Semangat Maulid Nabi harus diterjemahkan dalam perilaku nyata. Bekerja dengan amanah, melayani dengan santun, dan menjalankan tugas secara profesional merupakan bentuk sederhana dari upaya meneladani Rasulullah,” ujarnya.
Peringatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba Dai Cilik serta penyaluran 200 paket sembako.
Maulid Nabi di Kanwil Kemenag Lampung pun ditegaskan bukan sekadar peringatan, melainkan momentum mengubah keteladanan Rasulullah menjadi pelayanan nyata bagi masyarakat. (*).






