Lampung Barat – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), berjanji akan memprioritaskan pembangunan Jalan Lintas Batubrak – Suoh yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi lampung. Dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Lampung Barat, Selasa (21/1), Nunik menyebut masalah infrastruktur khususnya yang menjadi kewenangan pemerintah Provinsi Lampung di Lambar akan menjadi perhatian khusus pihaknya.
Dikatakan Nunik, jalan penghubung Batubrak-Suoh merupakan salah satu usulan prioritas yang telah disampaikan Bupati Lambar.
“Dalam setiap kunjungan saya selalu sempatkan melihat infrastruktur, pak bupati juga telah menyampaikan kepada saya secara khusus, tetapi perlu saya lihat dahulu apakah itu masuk prioritas pak gubernur tahun ini atau tidak,” ujarnya.
Selain akan meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan milik provinsi di Lambar, Wagub juga berjanji akan memperjuangkan untuk menjadi prioritas agenda provinsi.
“Kalau misalnya memang belum tahun ini, saya akan suarakan untuk prioritas terdekat permintaan pak bupati akan kita perhatikan, tetapi akan saya lihat dulu, karena saya tidak hafal semua prioritas provinsi,” kata dia.
Dilain pihak, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lambar Okmal M.Si, mengungkapkan, sepanjang 8 kilometer jalan untuk ruas Batubrak-Suoh kondisinya rusak parah.
“Masih ada delapan kilometer lagi yang belum dibangun, saat musim penghujan seperti sekarang ini menjadi kendala bagi masyarakat khususnya pengguna jalan,” ujarnya.
Selain akan memprioritaskan infrastruktur jalan, Nunik juga memberikan tantangan bagi Kabupaten Lampung Barat untuk mendeklarasikan diri sebagai kabupaten dengan sanitasi sehat di tahun 2020.
Tantangan tersebut disampaikan Nunik saat menghadiri sosialisasi tentang Kabupaten Layak Anak (KLA) di Aula Kagungan Sekretariat Pemkab Lambar yang dihadiri oleh anggota DPD RI Jihan Chalim, dihadapan bupati Lambar Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin.
“Saya beri satu tantangan untuk Kabupaten Lampung Barat, sanggup tidak jika mewujudkan sebagai daerah dengan sanitasi sehat.??,” ucapnya. Tantangan tersebut pun disambut baik oleh Bupati Lambar dengan mengatakan “Sanggup”.
“Saya akan ke Lampung Barat lagi, pas deklarasi sanitasi sehat, saya tunggu kabarnya,” kata Nunik.
Lebih jauh Nunik menerangkan, untuk mewujudkan sanitasi sehat tidak perlu mahal, namun butuh komitmen dari semua pihak khususnya masyarakat. “Dengan standar minimal hanya 500 ribu-600 ribu rupiah itu cukup untuk sanitasi sehat. Dan seharusnya itu bisa, karena itu saya tantang Lampung Barat untuk mewujudkan itu,” tutupnya. (Anton)






