Mesuji-Ada yang kurang dapat perhatian dari pemerintah di tengah wabah Corona, yakni bergantinya harga Gula dari harga awal Rp. 12 ribu perkilo gram, kini berganti harga menjadi Rp 18ribu rupiah perkilo gram.
Kenaikan harga Gula ini menurut Azizah salah satu warga kecamatan Tanjung raya ini terjadi sejak dua minggu lalu,”kalau di toko harga gula Rp 18 ribu perkilo, tapi kalau di warung kecil ya sampai ke harga Rp 20ribu perkilo, “terangnya.
Hal yang sama dikatakan Siti(55)salah satu Ibu rumah tangga di bilangan kecamatan Tanjung Raya Mesuji, bahkan menurutnya naiknya harga gula tersebut membuatnya kagen pada saat -saat Pemilihan Umum.
“kagen ya mas sama pemilu kalau harga sembako mulai naik, “terangnya sambil malu-malu.
Karena lanjutnya,bisanya jika pada jaman pemilu, baik pemilihan Legeslatif(Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada),iburumah tangga selalu di manjakan oleh calon dengan memberikan bingkisan kebutuhan pokok tampa di minta.
Ditanya dampak oprasi pasar murah yang dilakukan Pemkab Mesuji untuk menekan harga Gula, menurutnya hingga saat ini belum berdampak dengan harga gula dipasaran.
“belum terasa sih,dampaknya buktinya hari ini masih harga Rp 18-20 ribu/kilogram,mungkin harus di tambah kuotanya ya mas, “terangnya berharap. (apr)






