Golkar Terancam Pecah

/// Pilkada Lamsel, TEC-Nanang-Hipni Berpeluang Tarung ///

BANDARLAMPUNG – Dua kader Partai Golkar H. Tony Eka Candra (TEC) dan Hipni berpeluang bisa sama-sama maju di Pilkada Lampung Selatan (Lamsel). Menariknya, keduanya maju juga sama-sama menjadi calon bupati tentu dengan dukungan parpol yang berbeda untuk bisa mendaftar ke KPU setempat.

TEC yang sudah mendapat surat tugas dari Golkar dikabarkan dukungan parpolnya sudah aman bahkan melebihi syarat untuk pendaftaran, yaitu setara atau berkekuatan 10 kursi di DPRD setempat. Kepastian ini menyusul PKS yang memiliki enam kursi telah mengeluarkan rekomendasi menduetkan kadernya H. Antoni Imam sebagai calon wakil bupati mendapingi TEC. “Insya Allah rekom dari DPP sudah ada dan kader PKS yang diharapkan menjadi calon wakilnya Pak TEC,” kata kader senior PKS Lampung ini.

Diketahui, sudah empat Bakal Calon Kepala Daerah yang mendapatkan Surat Tugas DPP Partai Golkar yakni TEC untuk Pilkada Lamsel, H. Rycko Mendoza, Bandar Lampung, H. Musa Ahmad Lampung Tengah (Lamteng), dan H. Dendi Ramadona Pilkada Pesawaran. Surat tugas disampaikan langsung oleh fungsionaris DPD Golkar Lampung, Ismet Roni, Selasa (24/3).

Sesuai Surat Tugas DPP Partai Golkar, Nomor ST-19/DPP/GOLKAR/III/2020, tertanggal 20 Maret 2020 yang ditanda tangani langsung oleh Ketua umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus, DPP Partai Golkar memberikan Tugas kepada TEC beberapa poin. Diantaranya membangun komunikasi dengan parpol lain guna kemenangan Pasangan Calon yang ditetapkan Partai Golkar. Lalu membangun komunikasi dengan calon wakil untuk menentukan Pasangan Calon yang akan diusung oleh Partai Golkar.
TEC saat diwawancarai awak media mengungkapkan, Surat Tugas diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional Ahmad Dolly Kurnia Tanjung pada hari Jumat, 20 Maret 2020 di Aula Rapat DPP Partai Golkar.

Kemudian terkait siapa sosok Bakal Calon Wakil Kepala Daerah yang akan mendampinginnya maju dalam Pilkada Lampung Selatan, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini menegaskan akan menyerahkan keputusan akhir kepada mekanisme Partai Golkar. “Saya akan tunduk dan patuh kepada mekanisme partai Golkar serta tunduk dan Patuh kepada kebijakan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Bapak Ir. H. Arinal Djunaidi,” kata TEC.

Sementara itu, menurut orang dekat Hipni, jagoannya yang pada Pemilu April 2019 lalu menjadi caleg dari Partai Golkar di dapil dua Lamsel, Selasa malam (24/3) telah diusulkan Gerindra Lampung ke DPP sebagai calon bupati dari Partai Gerindra. “Gerindra sudah usulkan rekom, tentu kami juga disyaratkan memastikan partai koalisinya sehingga bisa mengusung pasangan calon. Alhamdulilah tinggal menunggu penyerahan saja,” katanya.

Meski tak mau menyebutkan parpolnya, dia mengaku pihaknya telah sepakat dan berkomitmen berkoalisi dengan parpol yang memiliki lima kursi di dewan. “Kita tinggal tunggu siapa wakil yang akan dipasangkan dari parpol ini. Tapi selain itu kita juga bangun komunikasi ke PAN yang punya tujuh kursi. Kalao bisa bersama-sama kan lebih bagus,” ujarnya.

Ditegaskannya, dengan lolosnya Hipni sebagai calon bupati dia yakin sebagian besar kader dan simpatisan Golkar akan mendukung Hipni untuk membangun Lamsel lima tahun kedepan. “Ya bahasa halusnya berbagi suara atau tidak bulat ke salah satu calon kader Golkar alias pecah,” ujarnya.

Dalam keterangan pers di kediamannya, Ketua DPD Partai Gerindera Lampung Gunadi Ibrahim yang didampingi oleh Ketua DPC Gerindra Lamsel, Fachrurozi mengungkapkan usulan kandidat tunggal kepada Hipni yang notabene adalah kader Golkar atas dasar penilaian dan potensi yang dimiliki Hipni untuk memenangkan pilkada.

“Hampir bisa dipastikan Hipni adalah bakal calon Bupati Lampung Selatan dari Partai Gerindra. Hipni diusulkan sebagai kandidat tunggal ke DPP oleh DPC melalui DPD Gerindra Lampung,” terang Ketua DPD Gerindra Lampung, Gunadi Ibrahim, Selasa (24/3).

Lebih lanjut Gunadi mengungkapkan, seyogyanya surat rekomendasi dari DPP Gerindra turun hari ini. Namun, ada masalah teknis terkait wabah virus corona yang akhirnya surat rekomendasi tersebut terpaksa tertunda.

Sementara, Hipni kepada wartawan mengapresiasi atas kepercayaan Gerindra kepada dirinya. Pengusaha asal Kecamatan Palas itu mengungkapkan kebanggaannya kepada Gerindra yang mana telah memberikan amanah kepada dia sebagai kandidat tunggal yang diusulkan sebagai bakal calon bupati ke DPP partai berlambang burung Garuda itu.

Selain Gerindra, Hipni mengaku selama ini telah intens berkomunikasi dengan Demokrat dan PAN. Dia pun tidak menampik jika saat ini disebut-sebut sedang membangun koalisi besar dalam pemenangan pilkada. “Memang dari awal kita telah intens berkomunikasi dengan PAN, Demokrat dan tentu Golkar, sebagai kader partai. Nantinya kita ingin koalisi besar itu untuk bersama-sama membangun Lampung Selatan.

Selain kemungkinan TEC dan Hipni yang sama-sama bisa mendapatkan dukunagnparpol mencukupi syarat bisa mendaftar ke KPU, lebih dulu pasangan petahana Nanang Ermanto-Pandu Kusuma Dewangsa melenggang. Nanang dan Pandu diusung PDIP, Nasdem dan Hanura yang total kekuatan kursi di dewannya 14 kursi. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *