Bandarlampung – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Bandar Lampung adakan kegiatan Sosialisasi bersama Organisasi Kepemudaan dan Kelompok Perempuan juga kaum Milenial dalam rangka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Tahun 2020 di Hotel Golden Tulip Spring Hill pada Senin (9/11).
Mengikuti Protokol Kesehatan Pencegahan Covid 19, maka gelaran ini dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama target Sosialisasi merupakan kaum perempepunan yang dimulai dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB. Selanjutnya pada sesi kedua target sosialisasi merupakan kalangan milenial (pelajar/ mahasiswa) yang dimulai dari pukul 14.00 WIB sampai dengan 16.30 WIB
Secara simbolis acara dibuka secara langsung oleh Candrawansah,S.I.Kom.,M.I.P. Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung. Beliau menyambut dan mengapresiasi kehadiran 99% kaum Perempuan pada acara ini diharapkan ikut berperan aktif dalam mengawal dan mengawasi tahapan Pilkada di Kota Bandar Lampung.
Acara dimoderatori oleh Siti Wuryan,S.Sos.I.,M.Kom.I. (Akademisi UIN Raden Intan Lampung) saat sesi pertama dengan Narasumber Yusni Ilham,S.Sos. (Koordinator Divisi Hukum Humas dan Data Informasi Bawaslu Kota Bandar Lampung), dan Dr.Hj.Erina Pane , S.H.,M.H. (Akademisi Hukum UIN Raden Raden Intan Lampung)
Bawaslu Kota Bandar Lampung menaruh harapan besar terhadap kalangan perempuan agar bisa berpartisipasi aktif mengawasi dan mengawal Pilkada 2020.Kelompok perempuan sangat rentan akan politik uang sehingga ketika menjadi obyek peserta pemilihan, label-label negatif akan melekat pada diri perempuan. Apalagi, kondisi saat ini yang semakin masif dengan fenomena politik uang, ujaran kebencian, maupun berita bohong atau hoaks. Kita mencoba memberikan kesadaran bahwa kita ini tidak hanya fokus di urusan dapur, sumur, kasur. Kita juga bisa melakukan hal yang baik. Sehingga mereka paham tidak lagi menjadi obyek, dan mau bersama-sama Bawaslu melakukan proses pengawasan pilkada.Tegas mba News sapaan akrabnya
Perempuan memiliki peranan penting dalam melakukan penegakan pengawasan pemilihan di Pilkada Bandarlampung 2020.
Perempuan bisa menjadi ujung tombak penegakan pengawasan pemilihan dan memiliki semangat menjadi subyek politik,” kata Erina dalam acara Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Pada Kaum Milenials (OKP dan Kelompok Perempuan) Dalam Rangka Pilwakot Banda Lampung Tahun 2020, Kaum Perempuan bisa menjadi corong informasi kepada masyarakat lain agar tidak mudah tergiur politik transaksional. Dengan begitu, indikasi politik transaksional mulai bisa diatasi.
Pada sesi kedua antusiasme peserta milenial tidak kalah power.
Mereka sangat memperhatikan
Materi yg disampaikan oleh Nazaruddin (demisioner Anggota Bawaslu provinsi Lampung) dan Erizal (Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung). (*)






