Daerah  

SIKK-HAM Dan LPPD Tuba Nilai Proyek Jalan Onderlagh Kampung Sido Harjo Di Mark UP

EDITORONLINE.CO.ID, TULANGBAWANG – Pekerjaan jalan onderlagh Kampung Sido Harjo, Kecamatan Penawar Tama, Kabupaten Tulangbawang, disoal oleh Lembaga Sentral Investigasi Korupsi Akuntabilitas dan Hak Asasi Manusia ( SIKK-HAM) dan LSM Lembaga Peduli Pembangunan Daerah (LPPD) Tulangbawang.
Pembangunan jalan onderlagh dari Dana Desa dengan volume lebar 3 meter dan panjang 1.200 meter dengan pagu Rp.364.455.882 itu dinilai terdapat murk up anggaran.
Direktur SIKK-HAM Kabupaten Tulangbawang, Junaidi Arsyad, mengatakan, pembangunan jalan onderlagh tersebut berdasarkan perhitungan yakni membutuhkan batu sekira 420 kubik dikalikan harga perkubik Rp.340.000 yakni Rp.142.800.000.
“Kemudian untuk pasir sekira 300 kubik dikalikan harga perkubik Rp.140.000 yakni  Rp.42.000.000,” ujaranya, Sabtu (11/09/2021).
Selanjutnya, upah pasang batu atau hampar batu, biaya permeter yakni Rp.8.000 dikalikan jumlah volume 3.600 meter sebesar Rp.28.800.000.
Kemudian, lanjut Junadi, untuk pengadaan dan mobilisasi alat berat untuk pemadatan sebesar Rp.7.000.000. Kemudian pajak PPh dan PPN 11,5% yakni Rp.42.000.000.
“Jadi pekerjaan jalan onderlagh atau pengerasan jalan di Kampung Sido Harjo dengan volume lebar 3 meter dan panjang 1.200 meter itu semestinya hanya menelan anggaran sekira Rp.262.000.000. Artinya ada kelebihan anggaran sekira Rp.102.000.000,” tandaanya.
Masih menurut Junaidi, itupun jika perkerjaan dikerjakan sesuai dengan spesifikasi teknis PU.
“Sementara berdasarkan pantauan SIKK-HAM di lapangan, pemasangan batu tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Artinya terdapat pengurangan volume dari ketentuan yang ada,” tandasnya.
Kepala Kampung Sido Harjo, Iwan Santosa, mengatakan, pekerjaan jalan onderlagh tersebut telah dilaksanakan oleh TPK sesuai ketentuan. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *