PRINGSEWU – Guna mendorong penguatan inovasi sebagai upaya akselerasi pembangunan daerah, Bappeda Pringsewu gelar sosialisasi tentang Penguatan Indeks Inovasi Daerah (IID) dan Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD) yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Kegiatan yang berlangsung di Urban Hotel Pringsewu, Selasa (23/8/2022). Dibuka oleh Sekdakab Heri Iswahyudi dan menghadirkan nara sumber dari Kepala Balitbang Provinsi Lampung Hamartoni yang didampingi oleh Kabid serta pihak Bappeda setempat.
Menurut Sekdakab Pringsewu Heri Iswahyudi saat membuka kegiatan tersebut mengimbau kepada seluruh peserta agar dapat berperan aktif mengikuti sosialsasi. Sebab, kegiatan tersebut merupakan momentum yang baik untuk lebih memahami IKKD.“Mari kita duduk bersama-sama mencermati tentang Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD) untuk mengungkap kompetensi (kepala daerah), dan hal-hal yang perlu dibenahi sebab pemimpin memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing,” katanya.
Heri menjelaskan, IKKD ini tidak hanya menilai indikator capaian kinerja di bidang urusan pemerintahan daerah saja. Namun juga menampilkan penilaian kepemimpinan birokrasi dan kepemimpinan sosial dari kepala daerah. Dan kepala daerah juga akan dinilai bagaimana menyerap partisipasi dan komunikasi dengan masyarakat sehingga tercipta program-program yang telah dicanangkan.”Kita harapkan kepada seluruh OPD untuk mampu berinovasi sesuai tusi masing-masing, sehingga program/kegiatan prioritas bisa memberikan hasil yang optimal untuk mengungkit peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Pringsewu,” ujarnya.
Sementara ditempat yang sama, Kepala Balitbang Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis memaparkan tentang penguatan IKKD. Dan adanya kegiatan seperti ini kepada para kepala OPD dapat terus berinovasi mendukung program kepala daerahnya.”Hal itu dimaksudkan agar adanya peningkatan kinerja dari pimpinan kepala daerahnya. Sehingga harapan untuk meraih peningkatan penilaian prestasi diberbagai bidang dapat terwujud,” katanya.
Sementara Kepala Bappeda Pringsewu Ahmad Fadholi mengatakan, sosialisasi ini bertujuan mengakselerasi pengembangan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dalam penerapan good govermance dalam tata kelola pemerintahan, layanan publik, dan inovasi daerah. Dengan tujuan akhir, menjadikan Kabupaten Pringsewu daerah yang terinovatif.”Salah satu indikator keberhasilan daerah adalah pencapaian inovasi daerah. Sehingga dapat mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan. Dengan dengan adanya peningkatan kepemimpinan kepala daerah dengan harapan Bupati Pringsewu dapat naik panggung kembali,”. katanya. (top)






