Lampung Timur – Adik kandung Bupati Lampung Timur, yang merupakan anggota DPRD Pringsewu berinisial MZ yang disebut ikut intervensi “jatah proyek” di Lampung Timur oleh warga Sukadana AY beberapa waktu yang lalu mendapat tanggapan dari mantan Sekertaris Radio Antar Penduduk Lampung Timur ( RAPI) Firdaus Sani.
Menurutnya perbuatan MZ ini mencederai harga diri Pemerintahan Lampung Timur.
” Katanya adiknya itu anggota DPRD Pringsewu? Kok bisa nelpon Kepala Dinas trus minta Jatah proyek di Lampung Timur, menjanjikan kepada salah satu kontraktor yang ada disukadana, disuruh tranfer duit, dengan janji nanti di kasih proyek, abis itu ternyata katanya janji bohong” ungkapnya.
” Kalau memang benar seperti itu, laporkan saja, tangkap!, periksa yang ngomong dan bilang ada buktinya, dia anggota DPRD Pringsewu kok ngatur jatah proyek di Lampung Timur, ” cetusnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Adik kandung Bupati Lampung Timur, Dawam Raharjo MZ disebut ikut mengintervensi dan mengatur bagi bagi ‘jatah proyek’ di Kabupaten Lampung Timur.
Hal ini diungkapkan oleh seorang kontraktor Lampung Timur AY dkepada Editor, senin (15/8/2022). Menurutnya dirinya mempunyai bukti kuat akan intervensi dan pengaturan pembagian jatah proyek yang dilakukan oleh adik kandung Bupati Lampung Timur tersebut. Menurutnya dirinya juga diiming imingi diberikan ‘jatah proyek’ jika memberikan sejumlah uang yang dinamakan setoran.
” Saya punya bukti bahwa adik kandungnya bupati Lampung Timur itu intervensi di dinas. Yang saya ketahui ada tiga dinas yang dia intervensi, nama kepala dinasnya disebutkan, nama pokjanya yang dia hubungi dan intervensi ada semua datanya di saya”. ungkapnya
Menurutnya, dirinya mengetahui adik kandung bupati tersebut menelpon kepala kepala dinas di Lampung Timur agar menghadap dengan menyebutkan bahwa yang menelpon kepala dinas tersebut adalah adik kandung bupati Lampung Timur , agar memberikan sejumlah pekerjaan atau proyek untuknya.
Adik kandung bupati Lampung Timur tersebut juga meminta sejumlah uang untuk kebutuhannya, jika ingin diberikan paket pekerjaan di Lampung Timur.
Sampai berita ini diturunkan , wartawan Editor telah meminta klarifikasi kepada Bupati Lampung Timur, Dawam Raharjo, via whatsapp ke nomor pribadinya tampak tidak terkirim karena tidak aktif, Editor juga meminta klarifikasi kepada Sekda Lampung Timur, M. Yusuf via no whatsapp dan dijawab singkat oleh sekda “saya belum tahu” (pung)






