6 Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR Dinyatakan Ditutup

Bandarlampung – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Lampung, TNI AL Dente Teladas, Polairud Dente Teladas, Polsek Dente Teladas, KPLP Dente Teladas, BPBD Tulang Bawang, Camat Dente Teladas, dan nelayan sekitar akhirnya menghentikan operasi pencarian terhadap Pendi (45) Nelayan Asal Lampung Timur yang hilang setelah perahunya dihantam ombak di Perairan Dente Teladas pada Selasa (20/12).

Kemudian berdasarkan hasil dari koordinasi antara Tim SAR Gabungan bersama dengan keluarga korban dan unsur terkait, bahwa upaya pencarian yang telah dilakukan berjalan maksimal, namun belum membuahkan hasil. Sehingga tim SAR Gabungan menyepakati untuk penghentian pencarian mengingat tidak ditemukannya tanda-tanda penemuan korban.

Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah selaku SAR Mission Commander menyebutkan atas dasar hal tersebut, maka operasi SAR yang telah dilaksanakan selama 6 (enam) hari ini dinyatakan selesai dan dihentikan. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali apabila terdapat tanda-tanda yang mengarah kepada penemuan korban.

“Meskipun operasi SAR dihentikan,  Basarnas tetap akan memantau, menjalin kerja sama dan komunikasi dengan para nelayan dan masyarakat.” Ujar Deden dalam siaran pers yang diterima wartawan, Senin (26/12).

Namun, lanjut dia, apabila menemukan korban terapung atau tanda tanda keberadaan korban agar segera menginformasikan kepada Tim SAR. “Dan operasi akan dibuka kembali.” tutup Deden.

Sebelumnya, Memasuki hari ke 3 pencarian, hingga pukul 17.00 WIB hasil pencarian terhadap 1 orang nelayan yang hilang di Perairan Dente Teladas Kab. Tulang Bawang masih belum ditemukan.

Deden Ridwansah, S.Sos. selaku SAR Mission Commander (SMC) menyatakan bahwa tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian hari ke 3 sesuai rencana operasi SAR yang telah dibuat. “Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU (SAR Rescue Unit), SRU 1 menggunakan perahu karet milik Basarnas, SRU 2 menggunakan perahu speed Lidah milik TNI AL dan SRU 3 melaksanakan penyisiran via darat sepanjang bibir pantai radius 10 NM.”, Ujar Deden.

Pencarian hari Kamis (22/12) dilaksanakan hingga pukul 17.00 WIB, dan akan dilanjutkan kembali esok hari Jumat (23/12). Pada pencarian hari ke 4 area pencarian akan diperluas kembali sejauh 5 NM ke arah barat laut dari lokasi kejadian sesuai arah angin dan gelombang yang terjadi saat ini. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *