KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Bakal Calon Bupati Tulangbawang, Reka Punnata, terus melakukan komunikasi politik dengan elite parpol-parpol baik di tingkat daerah maupun pusat.
Belum lama ini Reka Punnata mengikuti kegiatan ta’aruf Ketua Umum (Ketum) PKB dengan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) yang dilaksanakan di hotel Mercure Batavia Jakarta.
Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan, PKB fokus pada penguatan otonomi daerah, dimana peran desentralisasi benar-benar bisa diwujudkan bukan hanya untuk menjadi kepala daerah saja tapi ikut sebagi pengambil kebijakan sekaligus mengeksekusi kegiatannya.
Bacabup Reka Punnata bersama 7 Bacabup lainya dikumpulkan dalam pertemuan terbatas yang dipimpin oleh wakil ketua umum bidang kaderisasi Hanif Dhakiri dan ketua DPW Lampung Chusnuniah Chalim.
“Dalam pertemuan terbatas tersebut, pak Hanif membahas perolehan kursi PKB Tulangbawang yang pernah berjaya, 2 kali menjadi ketua DPRD Tulangbawang. Beliau berharap dalam pemilu ke depan perolehan kursi PKB bisa bertambah,” terang Reka belum lama ini.
Selain itu, PKB berharap nantinya dalam pilkada, Bacakada yang diusung PKB bisa menang dengan cara yang jujur sebagaimana slogan mars PKB.
Reka menyatakan kesiapannya jika didukung dan diusung PKB. Dirinya juga berkomitmen ke depan untuk kembali memenangkan PKB pada Pemilu di Kabupaten Tulangbawang.
Selain itu Reka menyampaikan, sebagai aktivis memang mesti membawa perubahan bagi kemajuan umat dan negara. Cara-cara kerja hendaknya mencerminkan sebagai aktivis yang dikenal sebagai agen perubahan.
“Setelah mengkaji secara mendalam dan jernih baik persoalan, tantangan, peluang dan kekuatan Kabupaten Tulangbawang maka visi-misi yakni Tulangbawang “berubah emas”. Berubah: berbudaya, unggul, berdaya saing dan ramah. Emas: egaliter, maju, aman dan sejahtera,” terangnya.
Untuk mewujudkan visi-misi besar itu, lanjutnya, harus menjadikan Tulangbawang seperti sifat sungai dan air. Karena menurutnya, Tulangbawang sendiri diambil dari nama sungai, dengan program unggulan nembangun SDM berubah, membangun SDA emas, dan infrastruktur multiguna dan tepatguna. (tri)






