Didominasi Kaum Muda

//Mantan Sekprov Jadi Kandidat Ketua PAN Lampung//

BANDARLAMPUNG – Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung segera menggelar musyawarah wilayah (muswil), Juli besok. Agenda terpentinya memilih Ketua PAN Lampung yang baru. Menariknya dari belasan kandidat ketua PAN ternyata didominasi kaum muda, meski sejumlah tokoh senior juga siap bertarung memperebutkan kursi ketua.

Sejumlah tokoh senior yang bakal maju tarung memperebutkan kursi Ketua PAN Lampung diantaranya mantan Sekprov Lampung Irham Djafar Lamputra. Lalu mantan anggota DPRD Lampung tiga periode Abdullah Fadri Auli dan Irfan Nuranda Djafar mantan Ketua DPW yang kini sebagai wakil sekretaris jenderal (wasekjen). Juga anggota DPRD Lampung  yang juga Ketua PAN Lampung Utara Darwin Hipni dan Wakil Bupati Way Kanan, Edward Anthony.

Sedangkan tokoh muda yang siap berkompetisi merebut posisi Ketua PAN Lampung antara lain Abdullah Surajaya, Ahmad Fitoni,  Joko Santoso, Yusirwan, Iswan A. Caya dan Suprapto, keenamnya adalah anggota DPRD Provinsi Lampung.  Kemudian Ketua DPD PAN Tanggamus yang juga Wakil Ketua DPRD Tanggamus Tedi Kurniawan dan  Wakil Bupati Tulangbawang yang juga Ketua DPD PAN Tulanhbawang, Hendriwansyah dan  Ketua DPD PAN Pringsewu, Asa Attorida El Hakim.

Ketua DPW PAN Lampung Irfan Nuranda Djafar mengatakan, hingga kini partainya belum menentukan tanggal waktu muswil meski sudah dideadline oleh DPP PAN bahwa Muswil digelar bulan Juli.  Terkait apakah dirinya kembali maju atau tidak mengingat kini sudah masuk kepengurusan DPP, mantan Bupati pertama Lampung Timur itu menyatakan akan melihat perkembangan kedepan. “Nanti dululah kita liat dulu,” katanya.

Meski mantan Sekprov Lampung Irham Djafar Lam Putra belum bisa dihubungi, namun menurut orang dekatnya, niat majunya Irham karena panggilan partai. “Pak Irham kan sudah dua periode ini jadi kepengurusan DPP PAN. Nah sekarang beliau merasa terpanggil membesarkan PAN di kampungnya sendiri yaitu di Lampung,” ujarnya.

Sementera itu, Tedi Kurniawan kader muda PAN yang kini menjadi Wakil Ketua DPRD Tanggamus mengungkapkan alasan maju sebagai calon ketua PAN Lampung. Menurutnya dengan menjadi ketua partai bisa berbuat banyak lagi untuk membesarkan PAN Lampung.

“Maka dari itu saya berniat maju dalam pemilihan ketua DPW PAN lampung, sebagai kader partai, kita juga punya keinginan untuk membesarkan partai, dan saya ingin berbuat lebih banyak lagi untuk partai. Mungkin dengan menjadi ketua partai di provinsi salah satu ikhtiar saya untuk membesarkan PAN di lampung,” ungkapnya.

Tedi mengaku, dirinya telah siap untuk ikut dalam pertarungan dalam perebutan kursi Ketua PAN di Lampung, demi mewujudkan kader-kader yang berkualitas dan berdaya saing.

“Saya siap untuk memimpin tampuk kepemimpinan DPW PAN Provinsi Lampung, partai PAN sudah menjadi pilihan saya sejak dahulu kala, ayo kita bersama-sama untuk membesarkan Partai PAN, insyaallah saya mohon do’a serta dukungan dari semuanya,” pungkasnya.

Sedangkan kandidat lain, Surajaya mengatakan bahwa dirinya lima tahun lalu juga telah maju sebagai calon ketua DPW PAN Lampung. Kesungguhannya tersebut karena ingin lebih banyak bisa berbuat bersama kader lainnya untuk mebesarkan PAN. “Ya saya kan juga sudah pernah jadi Ketua DPD PAN Lampung Tengah, makanya saya ingin bisa berbuat lebih banyak lagi untuk kemajuan PAN,” kata anggota Komisi IV DPRD lampung ini,

Sementara itu Suprapto yang salah satu dari beberapa deklarator PAN Lampung, pada 1998 silam itu mengatakan, banyak kader-kader terbaik PAN yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan untuk kemajuan PAN Lampung.

“Begitu juga saya. Sebagai kader, saya pun harus siap mengambil tanggungjawab membesarkan PAN. Karna itu kepada semuanya saya mohon doanya,” kata politisi berlatarbelajang jurnalis itu.

Lebih lanjut anggota DPRD Lampung asal daerah pemilihan VI (Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji) itu mengatakan, bagi kader PAN, tidak ada istilah tidak siap untuk memikul tanggung jawab kepemimpinan membesarkan partai. “Kader punya kewajiban mengambil tangung jawab memebesarkan partai. Kader itu begitu ada panggilan partai jawabannya ya harus siap dan mau,” tegasnya.

Hal itu, sambung dia, berlaku untuk semua kader. Tidak memandang dia kader baru atau lama. “Kader lama atau baru tidak ada bedanya, yang penting pengabdian dan kesungguhan dalam berkhitmad untuk kebesaran dan kemajuan  PAN. Saya pribadi pun kalau mengaku kader ya harus siap dan berani mengambil tanggung jawab membesarkan partai,” tandasnya lagi.

Suprapto pun punya gagasan, untuk dapat lebih membesarkan PAN khusnya di Lampung.  Menurut pria yang akrab disapa Mas Prapto itu, PAN mendatang harus lebih cepat mengikuti perkembangan zaman. “Sekarang ada tuntutan baru, misalkan mengakselerasikan kepentingan partai dengan dunia nyata yang faktanya kaum muda yang banayak berperan,” katanya.

Menurut dia, pemilih mendatang akan didominasi oleh milenial.

“Maka PAN juga harus bisa menyiasatinya. PAN harus mampu mengadaptasi hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan kaum muda. PAN harus bisa berakselerasi dengan dunia kaum muda sebab faktanya mrekalah yang mayoritas dalam menggerakkan kehidupan berbangsa,” paparnya.

Selain itu,  PAN juga harus tetap mengedepankan komitmennya dalam membela masyarakat kecil. “Komitmen ini harus terus diteguhkan,” tegasnya. (cah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *