Eva-Dedi Target Menang 75 Persen, Youtubers Optimis 100 Persen Menang

BANDARLAMPUNG – Partai pengusung pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Eva-Dedi dan Yusuf-Tulus (Youtubers) optimisnya jagoannya menang di pilkada serentak Desember mendatang.

Di kubu Eva- Dedi, mereka menargetkan kemenangan 75 persen suara. Sementara di kubu Youtubers, mereka optimis bakal menang 100 persen.

Ketua DPD Partai NasDem kota Bandarlampung Naldi Rinara, mengatakan jika pihaknya menargetkan kemenangan pilkada Kota Bandarlampung untuk Eva Dwiana-Dedi Amrullah 75 persen suara. “Kemenangan mutlak, 75 persen lah,” kata Naldi dalam rapat pemantapan tim pemenangan Eva-Dedi di kafe de Arte, di Enggal, kemarin.

Dirinya pun meyakinkan tidak akan terpecah fokusnya dalam memenangkan kontestasi Pilwakota Bandarlampung. Karena diketahui Naldi juga mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil bupati Pesawaran berpasangan dengan M. Nasir, ketua DPC PDIP setempat.

“Partaikan bukan hanya saya sendiri, artinya ada pengurus dan fraksi dan perangkat partai yang sampai garis bawah, di kota Bandarlampung siap mendukung pasangan Eva Dwiana dan Dedy Amarullah,” tandasnya.

Sementara, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Bandarlampung Wiyadi menjelaskan, pertemuan tim pemenangan partai perlu dilakukan, dikarenakan Partai Nasdem dan PDI-Perjuangan sudah mengerluarkan rekomendasi, maka harus memulai dengan menentukan langkah selanjutnya, untuk memenangkan pasangan Eva-Dedi untuk membangun Bandarlampung lebih baik lagi.

 

“Untuk kemenangan, insya allah mutlak. Selain itu Kita juga masih melakukan komunikasi dengan partai lain, jadi tidak menutup diri dengan dua partai ini saja. Nanti akan ada pengumumannya,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Partai Demokrat Bandarlampung Budiman AS optimistis, jagoannya pasangan Youtubers mampu memenangkan konstelasi politik lima tahunan di kota setempat.

“Yakin 100 persen menang. Yutuber akan membawa perubahan di kota ini. Maka harus kita dukung bersama,” ujarnya saat konsolidasi perdana pemenangan Youtubers di posko pemenangan, Jalan Sultanagung, Wayhalim, Bandarlampung dan dihadiri perwakilan dari masing-masing partai pengusung: Demokrat, PKB, PAN dan Perindo serta beberapa tim pemenangan di tingkat kecamatan.

Budiman menuturkan, dalam konsolidasi banyak hal yang dibahas. Mulai dari strategi pemenganan yang mencangkup sosialisasi bakal calon kepala daerah (bacalonkada), hingga pembagian tugas masing-masing koordinator di setiap kecamatan, hingga kelurahan dan RT.

Menurut anggota DPRD Provinsi Lampung dari daerah pemilihan Kota Bandarlampung itu, konsolidasi sudah sering dilakukan. Namun baru pertama kali digelar di posko pemenangan.

“Alhamdulillah posko kami sudah ada. Sesuai namanya, posko ini menjadi tempat kami, para partai pengusung dan tim berkumpul. Merancang strategi pemenangan dan lain sebagainya,” kata Budiman.

Selain itu, dalam konsolidasi tersebut turut dirumuskan penyelesaian masalah pelarangan sosialisasi yang kerap dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota setempat.

”Aksi mereka yang sering menghalangi proses sosialisasi kami itu salah besar. Sebab, tidak ada satu pun aturan yang saat ini melarang orang untuk bersosialisasi. Apalagi sosialisasinya dalam bentuk menyumbangkan bantuan sosial kepada warga terdampak covid-19,” tegasnya. (dbs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *