Gandeng KPK, Bustami Gelar Diskusi “Korupsi Pasti Aman”

WAY KANAN – Jargon atau Tagline salah satu paslon Pilkada Way Kanan Berani Pasti Aman yang diplesetkan diakun Facebok Jhonahar Jhon menjadi Berani Korupsi Pasti Aman menarik perhatian banyak orang, termasuk Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asal Lampung Bustami Zainudin.

“Saya merencakan akan menggelar diskusi Publik minggu depan bertema Berani Korupsi Pasti Aman.” Kata Bustami via whatsap, akhir pekan kemarin.

Minggu depan merupakan waktu yang pas untuk gelar diskusi tersebut, mengingat bertepatan saat reses dirinya di Way Kanan.

Sejumlah peserta kata dia akan diundang untuk berdiakusi, mulai dari mahasiswa, tokoh tokoh maupun rekanan.

” Saya sudah menghubungi ketua KPK dan rencananya Senin saya akan ketemu ketua KPK Pak Firly dulu, untuk meminta salah satu anggota KPK menjadi Narasumber” Ujar Bustami.

Dia mengatakan selaku DPD tugasnya , selain sebagai pengawas di daerah dia juga akan memberikan penyuluhan tentang Korupsi bagi masyarakat Lampung khususnya Masyarakat Way Kanan.\

Sebelumnya diketahui, Pemilik Akun Facebook atas Nama Jhonahar Jhon dilaporkan  Relawan Adipati lagi Ke Bawaslu Way Kanan terkait postingannya di media sosial Facebook Jumat (16/10/2020).

Indra Septa Purnama selaku Bendahara Relawan Adipati lagi didampingi sekretaris Ferdiansyah dalam rilisnya mengatakan, Laporan tersebut dilayangkan ke Bawaslu karena diduga Pemilik Akun Facebook Jhonahar Jhon menuliskan kalimat ujaran kebencian yang dinilai dapat merugikan Pasangan no urut 02 (Raden Adipati Surya – Ali Rahman) yang memiliki tagline Berani Pasti Aman.

“Iya, hari ini kami resmi melaporkan Pemilik Akun Facebook Jhonahar Jhon  ke Bawaslu. Alat Bukti dan Nama Saksinya sudah kami serahkan. Kita tunggu saja proses selanjutnya seperti apa,” kata Indra.

Pada Akun Facebook Jhonahar menuliskan kalimat “Berani Pasti Aman” BERANI Korupsi Pasti AMAN. Tulisan itu di Postingnya di Beranda Grup Kabar Way Kanan pada Jum’at Pagi dan mendapatkan banyak komentar Netizen

Indra menambahkan, mengapa laporan tersebut di serahkan ke Bawaslu/Gamkumdu, karena kalimat yang di tuliskan akun Facebook tersebut berkenaan dengan Pilkada Way Kanan.

“Inikan terkait Pilkada, jadi bukan Laporan Pribadi. Sehingga kami berinisiatif melaporkan Pemilik Akun tersebut ke Bawaslu,” tambahnya.

Menurutnya, Akun Facebook tersebut juga terafiliasi terhadap salah satu Calon lain. Sehingga statment atau tulisan yang dibuat Akun tersebut dianggap merugikan Pasangan BeraniPasti Aman.

“Melihat sejumlah Postingannya Akun itukan cenderung mendukung Calon Lain. Sehingga Kami menduga ini adalah bagian dari Black Campaign (Kampanye Hitam),” ujar Indra.

Pihaknya berharap kepada Bawaslu agar segera Menindaklanjuti Laporan tersebut. Sehingga hal hal seperti ini tidak terulang dan dapat memberikan Edukasi Politik yang baik.

“Laporan kami sudah di terima oleh Bawaslu. Oleh karena itu Kami berharap laporan ini segera di tindak lanjuti. Terkait proses dan hasilnya nanti seperti apa, kita tunggu informasi selanjutnya,” pungkasnya. (Fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *