Inilah Jawara Pilkada

BANDARLAMPUNG –  Hasil Pilkada di delapan kabupaten/kota se-Lampung kemarin mengejutkan.  Pasangan calon independen (caden) yang maju di Metro sementara unggul menumbangkan tiga pasang calon lainya yang diusung papol. Lalu, dua petahana tumbang. Adipati di Waykanan dan Eva di Bandarlampung menang spektakuler.

 

Pasangan perorangan Pilkada Metro, Wahdi – Qamaru dalam konferensi pers tadi malam menyampaikan bahwa pihaknya memang tidak bermaksud menyampaikan kemenangan, sebab yang berhak menyampaikannya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Tetapi dari hasil hitung cepat tim,  calon kami unggul di angka 29, 23% dari pasangan calon lainnya. Hasil hitungan cepat kami juga sama dengan hitungan dari Kesbangpol,” kata ketua Tim Pemenangan, Saiful Tomi, tadi malam.

 

Sumber lainnya menyebutkan bahwa Pilkada Metro memang menempatkan pasangan calon independen  Wahdi-Qomaru sebagai pemenang dengan perolehan suara 29,23 %. Selanjutnya berturut-turut jagoan PDIP  Anna – Fritz dengan 28,69%, pasangan Ampian-Rudy 22,85% dan Ahmad-Saleh meraup 19,21%.

 

Sekretaris PDIP Lampung Mingrum Gumay dalam jumpa pers di kantor DPD PDIP Lampung tadi malam mengklaim bahwa jagoannya Anna-Fritz yang memenangi Pilkada Metro. Menurut ketua DPRD Lampung ini, berdasarkan data yang diperoleh badan saksi pemilu nasional (BSPN) PDIP Lampung dipastikan di empat derah PDIP menang, diantaranya Metro. “Dari delapan daerah pilkada , malam ini kita pastikan di empat daerah PDIP unggul,” ujar Mingrum.

Dirincikan, di Bandarlampung jagoannya Eva – Dedi  meraih 56.24 Persen, di .Pesawaran Dendi – Marzuki  : 57.18 Persen, di Lampung Selatan, Nanang – Pandu ,  36.13 persen dan di Kota Metro Anna – Fritz    28.26 persen dan tiga calon lain  Wahdi – Qomaru     27.83 persen, Mufti Salim – Saleh  20.04 Persen dan Ampian – Rudi      23.87 persen.

 

Sementara itu Lembaga survei Rakata Institute yang melakukan hitung cepat (quick count) kemarin merilis pilkada Way Kanan yang diikuti dua pasang calon  dimenangkan nomor urut 2 Raden Adipati Surya – Ali Rahman. Petahan ini unggul jauh dari lawannya Juprius – Rina Marlina. Dari data masuk 97,10 persen, Adipati unggul dengan suara 74,49 persen. Sedangkan lawanya pasangan nomor urut 1 hanya meraup suara 25,51 persen.

Rakata Institute juga membeber bahwa di Bandarlampung, pasangan nomor urut 3 Eva Dwiana – Dedi Amrullah juga unggul jauh dari dua pasang lawannya. Bahkan, suara dua paslon lawannya tak mampu menyaingi suara pasangan yang diusung PDIP, Nasdem, dan Gerindra itu.

Berdasarkan quick count Rakata, pasangan dengan tagline Lanjutan ini unggul dengan perolehan suara 58,96 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 1 Rycko Menoza – Johan Sulaiman terbuncit dengan meraup suara 19,68 persen. Kemudian pasangan nomor urut 2 Yusuf Kohar – Tulus Purnomo tipis di atasnya dengan suara 21,36 persen. Dengan data masuk 100 persen dan tingkat partisipasi 69,98 persen.

 

Sedangkan untuk pilkada Pesawaran, petahana Dendi Ramadhona mampu mempertahankan singgasananya. Berdasarkan quick count Rakata, Dendy-Marzuki ini unggul dengan perolehan suara 56,04 persen. Sedangkan lawannya, pasangan Nasir-Naldi hanya mampu meraup suara 43,96 persen.

 

Kabar mengejutkan terjadi di pilkada Lampung Timur. Petahana Zaiful Bokhari yang berpasangan dengan Sudibyo tumbang. Berdasarkan quick count Rakata, pasangan Zaiful-Sudibyo hanya mampu meraup suara 35,87 persen dan kalah dari pasangan nomor urut 3 Dawam Rahardjo – Azwar Hadi yang mampu memperoleh suara 40,43 persen. Sedangkan pasangan lainnya, Yusran Amirullah – Beny Kisworo hanya meraup suara 23,70 persen.

Di Lampung Tengah (Lamteng) hasil hitungan sementara real count yang dilakukan team pemenangan pasangan calon nomor urut 02 Musa Ahmad-Ardito Wijaya, pasangan dengan tagline “Berjaya” ini unggul dengan 52 persen.

Ketua team pemenangan Musa-Dito, Febriyantoni mengatakan pihaknya melakukan hitung cepet sementara realcount berdasarkan basis CI. “Sementara ini data yang masuk dari 22 kecamatan kita unggul 52 persen, hasil ini berdasarkan CI,” kata Febriyantoni.

Diketahui pilkada Lamteng diikuti tiga pasang calon, Musa Ahmad-Ardito Wijaya nomor urut 02, Loekman-Ilyas nomor urut 01, dan Nessy-Imam, nomor urut 03. PDIP Klaim Menang Empat Daerah

Sementara untuk Pilkada Lamsel  dua pasangan calon Nanang Ermanto – Pandu Kesuma Dewangsa dan Hipni – Melin Haryani Wijaya saling deklarasi kemenangan. Keduanya klaim menang berdasarkan real count yang digelar tim internalnya masing-masing.

 

Berdasarkan real count tim Nanang – Pandu, pasanagan nomor urut 1 ini sementara unggul dengan perolehan suara sementara sebesar 41 persen. Sedangkan Hipni – Melin dengan nomor urut 3 mendapatkan suara 31 persen dan pasangan dengan nomor urut 2 Tony – Antoni 28 Persen suara.

 

Sedangkan berdasarkan real count tim Hipni Melin, pasangan nomor urut 3 ini memperoleh 35,3 persen suara atau 93.850. Disusul Nanang-Pandu 33,98 persen atau 90.335 suara, dan Tony-Antoni dengan perolehan 30,72 peesen atau 81.685 suara.

 

Tim Pemenangan Daerah (TPD) Nanang – Pandu, Wahrul Fauzi Silalahi menyampaikan, penghitungan cepat tersebut dilakukan langsung oleh Tim Pemenangan Daerah (TPD) Nanang – Pandu. Metode yang digunakan yaitu Multi Stage Stratified Random Sampling dengan jumlah sampling 306 TPS yang tersebar di Kabupaten Lampung Selatan.

 

Terpisah, calon bupati Lamsel, Hipni mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi dalam Pilkada hari ini, dan juga simpati, relawan serta parpol pengusung yang sudah bahu membahu memenangkan pasangan ini.

 

“Maka hari ini, kami Hipni-Melin mendeklarasikan diri sebagai Bupati-Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih,” ucapnya.

 

Dirinya mengatakan, kerja keras yang dilakukan pihaknya selama ini, terbayar tuntas dengan kemenangan untuk masyarakat Lamsel.

“Ini kemenangan kita semua, kemenangan menyongsong Lamsel bangkit,” pungkasnya.

Selanjutnya pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar) nomor urut 3: Agus Istiqlal-A Zulqoini Syarif untuk sementara mengungguli  perolehan suara dua kandidat lainnya.  Berdasarkan hasil penghitungan sementara Kesbangpol Kabupaten Pesibar, pasangan petahana tersebut mendapat 40.717 suara (45,64 persen) dari 99,37 persen data masuk.

Sedangkan paslon nomor urut 2: Aria Lukita- Erlina memperoleh 35.342 suara atau sekitar 39,61 persen. Paslon nomor urut 1: Pieter-Fahrurrazi memperoleh 12,400 atau sekitar 13,90 persen. (cah/dbs)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *