Bandarlampung – Muswil V DPW PKS Lampung, kemarin, telah menetapkan Ahmad Mufti Salim kembali memimpin partai dengan jargon “Berkhidmat untuk Rakyat” untuk kedua kalinya. Namun, Pekerjaan Rumah (PR) dari DPP sudah menanti untuk kepengurusan baru periode 2020-2025. Salah satunya adalah bisa menempatkan kadernya menjadi anggota legislatif di setiap daerah di Provinsi Lampung.
Berdasarkan data dihimpun Koran Editor, dari 15 kabupaten/kota di Lampung, ada tiga daerah yang tidak ada anggota legislafitnya berasal dari PKS. Tiga daerah tersebut adalah Mesuji, Tulangbawang Barat, dan Pesisir Barat.
“Ini menjadi PR pada pemilihan legislatif 2024 mendatang. Tidak hanya target mengisi anggota legislatif saja, tapi berikut pimpinan, termasuk mengembalikan pimpinan DPRD Provinsi Lampung. Sementara, yang menduduki kursi pimpinan DPRD dari fraksi PKS hanya di Bandarlampung dan Metro,” ungkap Wakil Ketua Umum DPW PKS Lampung periode 2015-2020, Akhmadi Sumaryanto, kemarin.
Anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2014-2019 ini juga menyampaikan, PR kepengurusan baru PKS lainnya adalah memiliki kepala daerah, dua anggota DPR RI di setiap daerah pemilihan dan dapat meraupn suara 15 persen di pemilu 2024.
“Alhamdulillah, semoga dengan kepengurusan yang baru ini bisa mengejar target-target yang diberikan oleh DPP dan semua bisa lebih baik,” ucapnya.
Ia mengatakan, DPW optimis bisa mengejar target-target yang diberikan oleh DPP. Paling tidak ada peningkatan-peningkatan. “Tentunya apa yang menjadi kekurangan bakal dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Kami juga tentunya menargetkan ini untuk memperjuangkan kepentingan rakyat di masing-masing daerah,” kata dia.
Muswil juga telah menghasilkan tujuh amanah Muswil. Adapun ketujuh amanah yang dihasilkan dari Muswil tersebut. Pertama, meneguhkan visi PKS sebagai pelopor partai Islam Rahmatal Lil ‘Alamiin bagi masyarakat Lampung.
Lalu yang kedua, bekerja bersama elemen masyarakat untuk menanggulangi permasalahan masyarakat khususnya mengatasi PANDEMI COVID 19.
Ketiga, mengokohkan ketahanan keluarga dan Perlindungan anak di Provinsi Lampung. Keempat, mengokohkan soliditas anggota, kaderisasi kepemimpinan yang efektif dan menerapkan sistem manajemen partai yang modern.
Kelima, menang pada pemilihan Kepala Daerah secara bermartabat.
Keenam, meningkatkan partisipasi politik PKS Lampung, dengan memperoleh suara diatas 15 persen pada pemilu 2024.
Terakhir, aktivasi struktur Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Ranting (DPRA) sebagai etalase pelayanan publik ditingkat Kecamatan dan kelurahan/desa.
Terpisah, Sekretaris Umum DPW PKS Lampung periode 2015-2020, Ade Utami Ibnu mengucapkan selamat kepada pengurus DPTW PKS Lampung yang baru saja dilantik. “Alhamdulillah..Sudah ditetapkan dan dilantik DPTW PKS lampung periode 2020-2025. Saatnya bersama melayani rakyat Lampung,” ujarnya.
Senada juga disampaikan Ketua Partai Keadilan Lampung pertama, Abdul Hakim. Senator asal Lampung ini mengucapkan selamat atas terpilihnya pimpinan dan pengurus Wilayah, DPTW dan DPW PKS Lampung. “Semoga pengurus yang baru mampu merumuskan strategi dan program menuju tugas mulya dan sangat penting memenangkan PKS pada pemilu 2024,” ujarnya.
Sementara, Ahmad Mufti Salim kembali dipercaya sebagai Ketua DPW PKS Lampung. Hal tersebut berdasarkan acara pelantikan secara virtual oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu untuk masa khidmat 2020-2025.
Posisi sekretaris diisi oleh Agus Kurniawan, sementara Bendahara Yusnadi, kemudan Jumadi sebagai Ketua Bidang Kaderisasi, Tri Mulyono Ketua DSW, dan Mardani Umar Sekretaris DSW. Lalu, Fahmi Sasmita menjabat Ketua MPW didampingi Murdiansyah Mulkan sebagai Sekretarisnya.
Acara pelantikan yang digelar secara virtual secara serentak seluruh Indonesia. Mulai pukul 09.00 WIB, DPW PKS Lampung menggelar Muswil V di kantornya, Labuhanratu, Kota Bandarlampung, Minggu (26/12). (cah)






