Ririn-Rahma Mencuat

Pringsewu-Sukses Kamalla Haris menjadi wakil presiden Amerika mendobrak mata tentang dunia politik.Keraguan dalam politik tidak pernah membawa hasil yang positif menjadi energi dan paradigma baru bagi kaum hawa. Demikian halnya di Kabupaten Pringsewu, rasa penasaran kaum hawa dengan kursi politik belum klimaks.
Berdasarkan sumber editor, Ririn Kuswantari, Dewi Arimbi, dan Siti Rahma saat ini mulai intens membuka komunikasi kembali dengan Kencana) Provinsi Lampung tahun 2021 yang diadakan oleh BKKBN Provinsi Lampung, di Ballroom Hotel Emersia, ke masyarakat yang dulu membela mereka pada pilkada 2017 silam.

“Siap-siap, gitu aja mas, perintahnya,” ujar warga Sukoharjo yang enggan disebutkan namanya, kemarin. Ririn Kuswantari yang saat ini menjadi anggota DPRD Lampung punya peluang besar maju pada pilkada Pringsewu tahun 2022 atau 2024 serentak. Pasalnya, saat pilkada 2017 Ririn harus legowo ada dibarisan Sujadi untuk periode ke 2.

Hal itu lantaran Partai Golkar tempatnya bernaung memberikan rekomendasi kepada Sujadi byang berpasangan dengan Fauzi. Disusul, Siti Rahma dan Dewi Arimbi yang bertarung pada 2017 silam masih membekas dihati masyarakat Pringsewu. Catatan Koran Editor, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu, menyatakan kesiapanya apabila Pilkada Serentak yang akan digelar pada tahun 2022 mendatang.

Ketua KPU Pringsewu, Sofyan AB mengatakan, KPU Pringsewu yang merupakan pelaksana hajatan pesta demokrasi itu tidak gegabah dalam mengambil kesimpulan. Dan pihaknya sampai saat ini masih menunggu keputusan resmi dari DPR RI yang masih menggodok RUU tersebut. “Memang ada ke arah sana, sedang dibahas draft RUU nya. Tapi kita akan berpegang teguh pada aturan dan keputusan resmi dari pusat,” katanya saat dihubungi melalui telpon selulernya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Jika pelaksanaan Pilkada Serentak Dimajukan, artinya Pilkada Pringsewu berpotensi digelar pada 2022 mendatang.”Keputusan resmi dari pusat, itu yang akan jadi acuan untuk kita. Tapi kapanpun dilaksanakan, kami dari KPU siap untuk menyelenggarakan Pilkada,” ujarnya.

Sementara itu ditanya kesiapannya jika pilkada jadi digelar tahun 2022 Sofyan mengatakan, dari segi perencanaan pihaknya siap untuk mensukseskannya. Dan jika RUU tersebut sudah disahkan kita akan langsung buat draf perencanaan dan kita laporkan drafnya ke Pemkab Pringsewu.

Akan tetapi kita tidak terlepas dari koordinasi dengan KPU Provinsi Lampung. “Dari segi anggaran kita belum bisa menyampaikannya berapa anggaran yang akan diajukan. Mengingat kondisi sekarang juga masih masa pamdemi Covid– 19. Maka dari itu kita fokus dulu ke tahap-tahap dalam Pilkada mendatang,” pungkasnya.(Tak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *