Kader Senior PPP Lampung Mundur

Bandarlampung – Kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hali Fahmi dikabarkan mundur dari partai partai berlambang Kakbah tersebut. Mundurnya mantan bendahara DPW PPP era Mahhani Manan ini dari partai itu buntut cabutnya Alzier Dianis Thabranie (ADT).

Dikonfirmasi hal tersebut, mantan anggota DPRD Provinsi Lampung ini membenarkannya. Dirinya mengaku sudah tidak merasa nyaman lagi di PPP yang saat ini.

“Sudah tidak nyaman lagi,” kata dia, Rabu (1/6).

Sebagai kader senior yang belum pernah masuk partai politik (parpol) manapun selain PPP ini, mengaku PPP yang saat ini sudah berbeda dengan PPP yang dulu.

“Saya ini kader HMI, dan punya prinsip yang tinggi. Dan saya sudah sampaikan, bismillah saya menyatakan mundur dari PPP,” tegasnya.

Selain itu, mantan ketua DPC PPP Kota Bandarlampung yang pernah tiga periode jadi anggota DPRD Lampung ini mengatakan alasan lain mundur dari PPP ini salah satunya adalah mundurnya Alzier Dianis Thabranie (ADT).

“Iya salah satunya itu juga. Mundurnya Alzier dari PPP,” kata dia.

Dia sangat menyayangkan mundurnya Alzier dari PPP. “Kita ini butuh perubahan. Harusnya dengan adanya tokoh seperti Alzier ini bisa diakomodir. Karena saya yakin dengan adanya Alzier mimpin PPP Lampung ini bisa lebih maju,” tukasnya.

Selain Hali Fahmi, kader senior lainnya Azazie STGD juga menyatakan bakal mundur dari pengurus PPP. Sekretaris DPW PPP Lampung ini bakal mundur jika pada Muswil DPW PPP Lampung nanti menetapkan Dewi Arimbi terpilih menjadi ketua DPW.

“Kalo ketua Arimbi Abang istirahat dulu. Gimana orang jakarta pimpin Lampung yang luas ini,” kata dia.

Sebelumnya, M.Alzier Dianis Thabranie menyatakan mundur dari bursa pencalonan ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Lampung.

Alasannya, Muhtasyar Nahdlatul Ulama ini diminta Wakil Ketua Umum Golkar Bambang Soesatyo untuk tetap di partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Saya mundur dari pencalonan ketua PPP karena diminta Bamsoet untuk bertahan di Golkar,” kata Alzier, Senin 1 Juni 2021.

Alzier menceritakan alasannya dirinya mengikuti bursa pemilihan calon ketua DPW PPP Lampung karena diminta oleh ketua umum DPP PPP Suharso Manoarfa untuk memimpin partai berlambang Ka’bah tersebut saat pertemuan di hotel DARMAWANGSA Jakarta, disaksikan saudara Azazie STGD atau Sekretaris Wilayah PPP Lampung.

Alzier diminta Suharso untuk membesarkan PPP Lampung karena PPP membutuhkan Alzier, bukan sebaliknya.

Ternyata Suharso tidak komit dan tidak konsisten dengan ucapannya sebagai ketua umum.

“Susah berhadapan dengan orang-orang yang tidak komit dan konsisten Pemimpin apa itu..,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *