Bandarlampung – Ketua DPW PPP Lampung, Dewi Arimbi akhirnya angkat bicara terkait mundurnya beberapa kader PPP di Lampung.
Dewi mengaku tidak memaksakan kehendak mereka yang memang berkeinginan mundur dari partai berlambang Ka’bah ini.
“Terkait ada yang ingin “istirahat dan / atau Keluar “ dari Partai, itu keinginan pribadi, Silahkan saja. Kita tidak Menyuruh & Kita tidak Memaksa. Pengurus, Kader, Simpatisan & Keluarga PPP se- Propinsi Lampung Insya Allah jumlahnya Banyak, dan Istiqomah Membangun Partai,” ujarnya, Senin (7/6).
Dewi mangatakan partainya tidak merasa terganggu atas kabar mundurnya beberapa kader. “Kita semua bersemangat, Meraih Mimpi Untuk Menang Bersama !,” Tegasnya.
Dewi juga mengatakan, dirinya juga telah melakukan komunikasi dan menjalin silaturahmi dengan semua DPC PPP se-Lampung. “Dan Insya Allah makin baik kedepan. Aamiin,” ucapnya.
Dikatakannya, Muswil VIII Propinsi Lampung diadakan di Jakarta, adalah Kesepakatan Bersama antara Ketua DPW PPP Lampung, Para Ketua DPC se Prop Lampung, dan DPP PPP. “Sehingga adalah Sesuatu Hal yang SAH,” kata dia.
“Insya Allah Kita akan senantiasa bersilaturahim dengan baik dengan semua Kader PPP baik Para Senior & Junior – Habluminanas,” tambahnya.
Lebih lanjut, dirinya mohon doa dan dukungan atas amanah sebagai ketua DPW PPP Lampung.
“Mohon Doa nya untuk Saya : Dewi Arimbi, dapat melaksanakan Amanah dengan Sebaik baiknya dalam Ridho Allah Subhana Wa Ta ala, bersama Seluruh Pengurus, Sesepuh, Para Ulama, Kader, Simpatisan dan Keluarga Besar PPP se Propinsi Lampung. Terima kasih,” tutupnya.
Sebelumnya, Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Lampung ke VIII, kemarin, akhirnya memilih Dewi Arimbi sebagai ketua wilayah secara aklamasi. Namun, gelaran Muswil yang digelar di Jakarta atas kesepakatan DPW dan DPC dan atas persetujuan DPP ini diwarnai
dengan mundurnya sejumlah kader PPP di Lampung.
Setidaknya ada dua kader yang
menyatakan mundur dari partai, yakni mantan Wakil Sekretaris DPW PPP Lampung Anita Noviyanti dan kader senior yang juga mantan Anggota DPRD Lampung Hali Fahmi.
Sedangkan, mantan Sekretaris DPW PPP Lampung, Azazie STGD menyatakan istirahat jadi pengurus partai.
Anita menyatakan mundur karena kecewa dengan gelaran Muswil yang dinilainya janggal seperti dagelan. “Saya mundur dariPPP, ini muswil dagelan, prosesnya kok seperti ini?”ujarnya, kemarin.
Menurut Anita, Muswil PPP Lampung merupakan hajat sakral. Dalam AD ART dan Peraturan Organisasi (PO),
pengurus DPC yang akan memilih formatur untuk penyusunan Pengurus Harian DPW PPP. “Mereka yang akan menentukan nasib perjuangan PPP Lampung yang sedang terpuruk saat ini,” katanya.
Anita yang mengaku juga tidak menghadiri Muswil di Jakarta ini sudah bertekad bulat untuk mundur dari PPP. “Jadi, buat apa hadir dalam muswil?” katanya.
Meski banyak masukkan dan saran dari teman-teman PPP, baik yang di Lampung dan provinsi lain, agar mempertimbangkan mundur dari PPP. “Tapi, hati saya sudah bulat, tetap mundur dari PPP,” kata Anita.
Dia berharap keputusan tersebut terbaik bagi dirinya. “Insya Allah ini yang terbaik untuk saya,” tutupnya.
Terpisah, Hali Fahmi yang juga menyatakan mundur dari PPP ini juga menolak undangan Muswil di Jakarta. Salah satu alasan kader senior ini, PPP semakin jauh dari prinsip perjuangan partai, yaitu “amar makruf nahi munkar.”
Selain itu, ada tiga lagi alasan lainnya keluar dari PPP. Pertama PPP telah jauh dari prinsip kepemimpinan kolektif kolegial. “Kepemimpinannya sekarang lebih cenderung absolut,” ujarnya.
Kedua, Dalam kepemimpinan yang absolut, pertanggungjawaban keuangan partai tidak accountable, berapa masuk berapa keluar tidak jelas. “No opinion,” tandas anggota tiga periode DPRD Lampung itu.
Ketiga, Muswil yang merupakan hajat daerah merupakan show of post lima tahun sekali digelar tanpa musyawarah DPW. “Tahu-tahu dipindahkan ke Jakarta,’ ujar mantan ketua DPC PPP Kota Bandarlampung.
Terakhir, Salah satu prinsip perjuangan partai adalah amar
makruf nahi munkar dan prinsip persatuan dan kebersamaan. “Prinsip-prinsip ini dirasa sudah jauh dari kehidupan PPP,” ujar Hali Fahmi. (Cah)






