Lamteng – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Jauharoh Haddad menggelar reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di enam kecamatan di Lampung Tengah, belum lama ini.
Keenamnya yakni Kecamatan Terbanggi Besar, Kecamatan Seputih Agung, Kecamatan Kota Gajah, Kecamatan Punggur, dan Kecamatan Seputih Banyak, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah
Banyak aspirasi yang diserap oleh wakil rakyat dari Fraksi PKB ini. Diantaranya permasalahan jalan rusak, sumur bor, tingginya harga pupuk dan rendahnya harga singkong, hingga insentif guru yang tidak merata.
“Mayoritas masyarakat yang ada di Lampung Tengah mengeluhkan tentang permasalahan jalan rusak yang sampai sekarang menjadi pekerjaan rumah,” ujar Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung ini.
Selain itu, lanjut dia, masyarakat yang ada di Kampung Srimulyo Kecamatan Kalirejo meminta bantuan berupa sumur bor. “Karena masyarakat setempat kekurangan air,” kaya dia.
Kemudian, sejumlah masyarakat Lampung Tengah juga mengeluhkan tingginya harga pupuk sedangkan harga singkong nya saat ini masih rendah. “Ini sangat membuat masyarakat mengalami kesulitan. Terutama para petani singkong,” ungkapnya.
Lebih lanjut, masyarakat Lampung tengah khususnya para guru juga mengeluhkan insentif yang tidak merata. “Insentif guru ngaji diharapkan dapat dibagikan secara merata ke seluruh masyarakat khususnya di lampung tengah,” paparnya.
Menanggapi hal itu semua, Wakil Ketua DPW PKB Lampung ini berkomitmen untuk menyampaikan persoalan yang ada di masyarakat Lampung Tengah ini Pemda setempat.
“Bisa juga nanti kita teruskan langsung ke Pemerintah Provinsi agar segera ditangani. Ini agar masyarakat Lampung Tengah bisa makmur dan sejahtera,” tukasnya. (*)






