Edy Irawan Siap Pimpin Demokrat Lampung

Bandarlampung – Dr. Hi. Edy Irawan Arief, S.E, M.E.c. secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Senin (20/9). Edy mendaftarnya langsung ke DPP dengan menyerahkan surat dukungan dari DPC-DPC di Provinsi Lampung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh DPP Partai Demokrat.

“Iya benar, kemarin saya sudah mendaftarkan diri untuk menjadi calon ketua DPD Demokrat Lampung. Dan Alhamdulillah kemarin diterima langsung oleh Sekretaris BPOKK DPP Demokrat,” ujarnya, Selasa (21/9).

Edy Irawan mengakui bahwa dirinya dalam siap untuk memimpin DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung dan akan menjadikan Partai Demokrat terus eksis dikancah perpolitikan, khususnya Provinsi Lampung dan Indonesia pada umumnya, terangnya.

“Insya Allah jika saya diberikan amanah oleh DPP, saya siap untuk mimpin Demokrat Lampung dan siap untuk memajukan Demokrat Lampung. Karena Demokrat Lampung ini punya potensi yang besar,” ungkapnya.

Disampaikannya, ada tiga faktor jika dirinya diberikan amanah oleh DPP menjadi Ketua Partai Demokrat Lampung ke depan. Pertama, Mendorong terciptanya atmosfir politik yang kondusif dan mampu berkoalisi dengan rakyat.

Kedua, Menyuguhkan calon-calon yang berkualitas baik eksekutif maupun legislatif. Ketiga, Membangun dan menyempurnakan manajerial DPD Demokrat Provinsi Lampung agar solid dan efektif.

“Tapi ini semua kembali ke DPP. Karena kewenangan ada di tangan DPP. Karena Musda ini, sesuai PO, hanya untuk memilih calon ketua, sedangkan untuk ketua ada di keputusan DPP,” jelasnya.

Dirinya pun berharap pada pelaksanaan Musda Demokrat Lampung nanti banyak calon-calon ketua yang bermunculan. “Karena sesuai aturan yang ada, bisa memungkinkan akan ada lima calon ketua. Jadi ini tidak jadi masalah. Justru ini sangat bagus, menunjukan Musda ini sangat demokratis,” kata dia.

Kendati demikian, dirinya enggan menyampaikan DPC-DPC yang memberikan dukungan kepadanya sebagai syarat pencalonan Ketua DPD. Karena, sesuai PO Musda, syarat menjadi calon ketua harus ada dukungan DPC sebanyak 20 persen. “Kalau ini saya tidak bisa sampaikan, karena ini sudah Kewenagan DPP yang menyampaikannya,” kata dia.

Dirinya pun juga belum mau berpikir terkait Pilgub Lampung 2024 mendatang. “Ya kalau Pilgub kan masih jauh. Tapi jika untuk ke depan nantinya kita tidak tahu. Karena itu jadi hak saya,” kata dia.

Sebelumnya Pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat, Jemmy Setiawan mengatakan pihak DPP partai sudah menjadwalkan pelaksanaan Musda pada Agustus kemarin.

“Namun dengan berbagai pertimbangan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, maka hal tersebut membuat DPP mengundurkan jadwal menjadi bulan Oktober mendatang,” ujar Jemmy.

Menurut Jemmy, pelaksanaan Musda tersebut melihat kondisi pandemi ini, jika memungkinkan akan dilaksanakan secara langsung dan bila tidak memungkinkan maka akan dilaksanakan secara virtual, tergantung kondisi pandemi Covid-19 ini dan paling lambat minggu kedua Oktober nanti.

“Sekarang untuk menjadi Ketua DPD harus mendaftarkan diri terlebih dahulu, serta melampirkan surat dukungan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta dibubuhi tandatangan resmi serta berstempel serta sudah dinotariatkan, sebagai bentuk legislasi kalau calon ketua tersebut didukung oleh pengurus DPC Partai Demokrat se Lampung,” terang Jemmy. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *