Bandarlampung – Orang dekat Herman HN, Rachmat Husein angkat bicara terkait kabar gabungnya mantan walikota Bandarlampung ke Partai Nasdem dan bakal menjadi ketua parpol tersebut. Menurut Koordinator KRLUPB hal itu sangatlah lumrah.
tenaga ahli dan staf khusus wali kota selama delapan tahun dalam periode wali kota Herman HN ini mengaku dirinya masih intens berkomunikasi dengan Ketua Satgas Cakra buana PDI Perjuangan Lampung itu.
“Saya dan beberapa teman memang masih intens komunikasi dengan pak Herman. Beliau juga bilang kalau saya mendapat kepercayaan memimpin partai politik masih mau ikutan nggak. Kira2 begitu,” kata dia, Senin (4/10).
Mantan caleg DPRD Kota Bandarlampung dari PDI Perjuangan ini juga menilai, cukup lumrah jika Herman HN memimpin salah satu partai politik di Provinsi Lampung.
Karena, kata dia, Herman HN adalah orang yang cukup ramah dan pernah menjabat walikota Bandarlampung.
“Poinnya pertama bahwa pak Herman HN sebagai orang yang cukup ramah dan beraktifitas politik dan pernah menjabat walikota tentu punya keinginan terjun di kancah politik sehingga nanti berkontribusi untuk Lampung ke depan. Saya kira kalau seandainya benar mimpin parpol saya anggap lumrah saja karena memang tempat WNI. Dalam proses politik elektoral tentu harus saja terjun ke parpol,” tukasnya.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Lampung, Siti Rahma mengaku belum mengetahui secara pasti bergabungnya Herman HN ke Partai Nasdem.
“Kalau sudah gabung atau belumnya Pak Herman HN ke Nasdem, saya belum tahu. Tapi yang jelas sampai saat ini Ketua DPW NasDem Lampung masih Kakak Taufik Basari,” ujarnya, Senin (4/10).
Senada juga disampaikan Ketua DPD Nasdem Lampung Utara, Imam Suhada. Anggota DPRD Provinsi Lampung ini mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.
Kendati demikian, dirinya menyambut baik jika info Herman HN gabung ke Nasdem itu benar adanya. “Info dari mana? kita Belum dapet info tentang ini. Bila benar tentu menjadi sesuatu yang bernilai untuk besarnya partai. Dan aparatur dan kader partai harus menyambut baik keputusan DPP,” terangnya.
Namun, masih kata dia, hal tersebut kembali ke ranah DPP. “Kita wajib patuh apa yang dah di putuskan oleh DPP,” tukasnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Yanuar Irawan mengaku belum mengetahui kebenaran Herman HN pindah dari PDI Perjuangan ke Nasdem.
“Pindah nasdem gimana. Saya belum dapat info kebetulan saya masih di papua,” kata dia. (Cah)






