Gaet Masa Milenial, Ridho lebih Cocok Pemimpin Demokrat

Bandarlampung – DPD Demokrat Lampung, saat ini tengah menunggu hasil keputusan dari ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait siapa yang cocok untuk menjadi ketua DPD Demokrat Lampung periode 2021-2026.

Dalam Musda yang digelar beberapa waktu laku, 2 nama telah disampaikan ke DPP sebagi kandidat ketua yakni M. Ridho Ficardo dan juga Edy Irawan Arief, dan langsung mengikuti Fit and propertest.

Pengamat politik dan akademisi Universitas Lampung Syarief Makhya mengungkapkan, untuk figur ketua partai harus dikenal dan dekat dengan konstituen serta pendukungnya.

Kemudian memiliki kapasitas untuk mempengaruhi masyarakat , tokoh agama, tokoh adat, kelompok milenial, dan seterusnya.

“Untuk bisa memiliki kapasitas sepertu itu, butuh kepiawaian bukan hanya manajerial tapi juga kewibawaan, integritas, jaringan dan tentu saja dukungan finansial,” ungkapnya Minggu (31/10/2021)

Menurut mantan dekan Fisip Unila itu juga, dalam menghadapi kompetisi politik pada pemilu 2024, tidak bisa dilakukan secara instan, tapi butuh proses antara pengalaman dlm mempengaruhi dan memanage masa.

“Jadi, dari karakteristik seperti itu, bisa dipetakan  figur mana yang cocok dan tepat untuk memimpin partai Demokrat,” ujarnya.

Sementara Akademisi Unila Dedi Hermawan mengatakan, dengan adanya musda merupakan fase yang krusial dalam menentukan masa depan partai Demokrat di Lampung, dan itu ditentukan dengan kepemimpinan yang akan dipilih.

“Pimpinan yang memahami situasi saat ini, yang bisa mengoperasionalkan gagasannya, untuk membangkitkan kembali partai Demokrat di Lampung. Butuh sosok yang visioner sehingga mesin partai bergerak semua dan mampu meningkatkan kembali elektabilitas pemilih di provinsi Lampung,” ungkapnya.

Menurutnya ,Sosok kepemimpinan M. Ridho Ficardo di Demokrat secara generasi, sangat tepat diwaktu saat ini. Dimana dirinya sebagai pemimpin Demokrat, dan masih muda, karena saat ini eranya generasi Milenial,

“Tetapi, ada catatan bagi ridho, seharusnya sebagai pimpinan muda, seharusnya ridho bisa membangun emosi anak-anak muda dan seharusnya menjadi harapan bisa melakukan hal yang signifikan bagi daerah dan partai, tetapi M Ridho kurang mencapai itu,” ujarnya.

Tetapi, lanjut Dedi, apabila terpilih kembali, ridho harus merebut kepemimpinannya menjadi lebih progresif, fungsioner, dan juga menggerakkan seluruh elemen dari partai Demokrat.

Dan itu Ridho harus bekerja keras. Jadilah pemimpin yang mempuni operasional kan gagasan yang menang bekerja betul dimasyarakat. Harus turun hingga ke tingkat bawah.

“Sosok beliau, seharusnya bisa menjadi pemimpin yang progresif. Jadi ketika dipilih nanti, Beliau harus evaluasi diri, sehingga sosok pemimpin bisa tampil lebih lengkap,” kata dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *