F-PKB Apresiasi Kebijakan Gubernur Tingkatkan Investasi Lampung

Bandarlampung – Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung mengapresiasi kebijakan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam meningkatkan investasi dan nilai tambah produk unggulan Provinsi Lampung. Bahkan, kebijakan Gubernur Arinal untuk meningkatkan investasi Provinsi Lampung dinilai sudah tepat.

Jubir Fraksi PKB, Hanifah menyampaikan, banyak manfaat yang paling nyata dari investasi. “Diantaranya kebebasan finansial, melindungi aset dari inflasi, dan meningkatkan kekayaan, serta dapat dimanfaatkan pada kondisi tertentu,” ujar Hanifah dalam sidang rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung, Selasa (16/11).

Terhadap nilai tambah produk unggulan, fraksi PKB memandang bahwa komoditas pertanian bisa dijadikan prioritas utama peningkatan
nilai tambah produk.

“Terutama pada komoditas agroindustry yang merupakan subsektor pertanian yang diharapkan dapat berperan penting terhadap pertumbuhan ekonomi, penerimaan ekspor, penyediaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pemerataan pembangunan wilayah,” ungkapnya.

Ditinjau dari cakupan komoditasnya, lanjutnya, terdapat ratusan jenis tanaman tahunan dan tanaman musiman dapat tumbuh subur di Provinsi Lampung. “Sehingga pembangunan agroindustri akan dapat menjangkau berbagai tipe komoditas yang sesuai dikembangkan di masing-masing kabupaten di Provinsi Lampung,” terangnya.

Dilihat dari hasil produksinya, kata dia, komoditas perkebunan merupakan bahan baku industri dan barang ekspor, sehingga telah melekat adanya kebutuhan keterkaitan kegiatan usaha dengan berbagai sektor dan subsektor lainnya.

“Di samping itu, jika diamati dari sisi pengusahaannya, komoditas agro merupakan usaha perkebunan rakyat yang tersebar di berbagai daerah,” kata dia.

Dengan demikian, lanjut dia, pembangunan industri agro akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Terutama melalui perannya dalam menciptakan lapangan kerja dan distribusi pemerataan pendapatan. Dan yang terpenting ialah, peningkatan nilai tambah ini harus dirasakan oleh petaninya langsung,” terusnya.

Dalam kesempatan itu, Fraksi PKB juga mengapresiasi Atas kerja keras Gubernur dan Wakil Gubernur membuat pertumbuhan ekonomi mulai membaik. Dilansir dari data BPS pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi diprediksi berada pada posisi 3,5 sampai 4,5 persen, kemudian di tahun 2022 diprediksi mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi pada posisi 4,22
sampai 4,71 persen.

“Secercah cahaya di lorong kegelapan berlahan menampakkan wujudnya. Upayanya kini berbuah manis. Masih dalam pusara badai Covid 19, Pemerintah Provinsi Lampung berhasil mengaktualisasikan cita-cita Rakyat Lampung Berjaya,” pungkasnya. (Cah)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *