Tegas, PP Lampung Desak Junimart Minta Maaf ke Japto

Bandarlampung – Kader Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Lampung mendesak Anggota DPR RI, Junimart Girsang maaf secara langsung kepada Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila KRH Japto S Soeryosoemarno SH di Sekretarian MPN.

Hak itu menyusul buntut ucapan anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan itu yang meminta Organisasi Masyarakat (Ormas) PP dibubarkan.

Tuntutan itu dibacakan langsung oleh Bendahara MPW PP Provinsi Lampung, Rijal Effendi mewakili seluruh kader PP Lampung didepan perwakilan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Senin (6/12).

Mereka yang menerima tuntutan kader PP Lampung adalah Wakil Ketua DPRD Lampung Raden Muhammad Ismail (F-Demokrat), Noverisman Subing (F-PKB), Apriliati (Ketua F-PDIP), dan Yanuar Irawan (Sekretaris F-PDIP) serta anggota lainnya.

“Junimart Girsang harus segera meminta maaf secara langsung kepada Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila KRH Japto S Soeryosoemarno SH di Sekretarian MPN. Karena ucapan Junimart Girsang beberapa waktu lalu sudah sangat menyakiti perasaan kader-kader Pemuda Pancasila se Nusantara,” tegas Rijal.

Selain itu, lanjut Rijal, pihaknya juga menuntut Junimart Girsang mengakui kesalahan serta meminta maaf secara tertulis di media cetak maupun elektronik secara nasional terkait statemennya yang mengatakan agar Kementrian Dalam Negeri membubarkan Pemuda Pancasila sebagai organisasi masyarakat berskala nasional.

“Sekaligus menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk membubarkan Pemuda Pancasila sebagai organisasi kemasyarakatan yang diakui dan terdaftar di Republik Indonesia sesuai dengan undang undang organisasi kemasyarakatan. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, seluruh kader PP di Indonesia tidak akan pernah berhenti turun ke jalan,” tegas Rijal.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Lampung, Yanuar Irawan, mengapresiasi langkah yang diambil PP dalam menyampaikan aspirasi dengan cara yang benar dan terhormat.

Ia sebagai salah satu kader PP, mengaku tuntutan ini menjadi beban bagi dirinya. “Ini akan kita bahas di DPD PDIP Lampung dan akan kita teruskan ke DPP untuk diselesaikan,” janjinya.

Menurutnya, meminta maaf merupakan budaya orang timur. Bukan hal yang memalukan. “Dan, ini tentunya juga akan menjadi catatan buat kami di PDIP perjuangan juga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tuntutan dan pernyataan sikap yang ditanda tangani Ketua MPW Rycko Menoza SZP sekretaris Syamsir Firdaus serta seluruh ketua dan sekretais MPC LP se-Lampung itu diserahkan kepada Wakil Ketua DPRD Raden Ismail untuk selanjutnya diserahkan ke Ketua Fraksi PDIP Apriliati agar dapat diteruskan ke DPP PDI P serta FPDI Perjuangan DPR RI serta ke Junimart Girsang.

Sebelum perwakilan PP diterima anggota DPRD, ratusan kader loreng oranye itu terlebih dahulu berorasi di lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung untuk menyampaikan tuntutanya secara tertib dan bergiliran. (*/Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *