Bandarlampung – Jelang libur natal dan tahun baru (Nataru) 2021, DPRD Provinsi Lampung menghimbau seluruh tempat objek wisata untuk menyiapkan Satgas Covid-19. Hal itu guna mencegah penyebaran Covid-19 di Lampung yang saat ini mulai kondusif dan terkendali.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Demokrat, Deni Ribowo (DRB) mengatakan, Satgas Covid-19 ini nanti bertugas untuk memberikan ‘woro-woro’ kepada para pengunjung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
“Ini penting sekali dilakukan. Kita memang tidak bisa melarang orang untuk berlibur. Tapi dengan adanya satgas ini nanti bisa mengingatkan para pengunjung untuk tetap menjaga Prokes. Misal mengingatkan untuk tetap memakai masker, jika ada pengunjung yang tidak memakai masker,” jelas Deni, Senin (7/12).
Selain itu, lanjut Deni, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh tempat wisata di Lampung untuk berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. “Hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kita ingin Lampung ini tetap kondusif,” kata Deni.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini juga menghimbau kepada Satgas Covid-19 untuk tegas menerapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2021 tentang adaptasi kebiasaan baru.
“Ini demi Lampung aman dan sehat. Tidak mungkin kita mempertahankan kondusifitas saat ini hanya dengan peran pemerintah. Harus ada partisipasi dari masyarakat juga,” jelas Deni.
amn dan sehat. Tidak mungkin mempertahankan kondusifitas ini hanya pemerintah tapi partisipasi masyarakat itu yang utama
Terkait pembatalan PPKM Level 3 untuk Lampung, Deni mengaku sampai saat ini baru mendengar dan membaca dari media bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) menyatakan untuk libur Nataru ini PPKM dibatalkan.
Dirinya juga mengaku telah mengkonfirmasi pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung terkait pembatalan PPKM Level 3. “Dan katanya belum ada surat resmi dari pemerintah pusat untuk Lampung terkait PPKM Level tiga dibatalkan,” kata Deni.
Diakuinya, di Lampung pengendalian Covid-19 cukup terkendali. Hal itu ditunjukkan dengan Lampung yang memasuki level 1, target vaksin mencapai 60 persen, jumlah pasien di rumah sakit juga sudah mulai sedikit. “Artinya secara global, di Lampung masalah Covid 19 saat ini sangat terkendali,” kata Deni.
Untuk itu, Deni tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat Lampung serta pemerintah untuk tetap menjaga Prokes. “Kita tidak ingin Lampung yang sudah kondusif ini Covid nya malah jadi tidak terkendali lagi saat libur nataru nanti,” tukasnya. (Cah)






