Dispora Sebut Bonus Atlet PON Papua On Proses

Bandarlampung – Plt. Kepala Dinas Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, ST, MM. Turut angkat bicara terkait belum terealisasinya bonus Atlet Lampung peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021.

Desca mengatakan, bonus atlet berprestasi PON Papua masih dalam proses. Bahkan, kata dia, proses dana hibah itu sudah sampai di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung.

“Nggak tersendat kok. Semuanya dalam proses. Usulan proses hibah koni untuk bonus atlit PON sudah ada di BPKAD,” ujarnya, Kamis (7/4).

Disampaikannya, Dispora melaksanakan tugasnya setelah proposal dari koni masuk untuk dibahas. “Tentunya semua harus sesuai dengan ketentuan perundang-perundangan yang berlaku,” terangnya.

Sedangkan untuk besaran bonusnya, kata dia, silahkan langsung pertanyakan ke KONI Lampung. “Karena itu bukan ranahnya Dispora untuk menentukan besaran bonus atlet,” kata dia.

Ditegaskannya lagi, tugas Dispora adalah memproses usulan hibah KONI sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. “Karena kita tidak ingin hal-hal seperti tahun lalu terulang lagi di tahun 2022 ini,” kata dia.

Dikatakannya juga, saat ini usulan proposal hibah KONI untuk pembayaran atlet PON Papua sedang berproses. “Karena proposal kan harus dibahas oleh tim verifikasi hibah dan untuk pencairannya perlu untuk mendapatkan persetujuan dari pimpinan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Belum terealisasinya bonus Atlet Lampung peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 lalu di Papua mendapat tanggapan dari Wakil Ketua I DPRD Lampung, Elly Wahyuni.

Politisi Gerindra itu sangat menyayangkan serta mempertanyakan kenapa bonus atlet berprestasi itu masih belum terealisasi sampai sekarang. “Jangan keringat sudah kering, baru kita kasih bonus prestasinya. Kalau bisa keringat belum kering bonusnya ini sudah diberikan,” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/6).

Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Lampung itu mengaku, belum lama ini dirinya sudah menegur Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Lampung terkait belum terealisasinya bonus atlet PON. “Dan jawaban dari mereka bahwa Bakeuda belum menerima laporan dari Dispora. Kalau begini artinya Dispora yang lamban, karena belum merespon,” kata Elly.

Untuk itu, dirinya menyarankan kepada Komisi V DPRD Provinsi Lampung untuk segera memanggil pihak terkait, khususnya Dispora untuk mencari tahu letak masalahnya.

“Saya agak kecewa dapat laporan pemberian bonus ini lambat dan belum turun-turun. Ini harusnya komisi V tanggap dan cepat merespon, memanggil Dispora untuk mencari Taha mana letak masalahnya,” tukasnya.

Disinggung soal turunnya angka bonus Atlet, Elly meminta kepada para atlet untuk bisa memahami terkait kondisi ekonomi saat ini yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Tapi dibalik itu semua, niat pak gubernur untuk memberikan bonus ke para atlet harus kita apresiasi. Terkait angkanya tidak sesuai dengan realita, saya harap harus dimaklumi. Kita sedang mengalami pandemi Covid-19,” tukasnya. (Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *