Bandarlampung – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tengah fokus mempersiapkan infrastruktur digital sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.
“Kita juga mesti mempersiapkan generasi muda yang mengerti digital. Karena itu kita bekerja sama dengan pihak kampus,” ujar Erick, melalui keterangan tertulis, Minggu (19/6).
Menurut Erick, Indonesia mesti membangun infrastruktur digital menghadapi disrupsi (perubahan inovasi tekhnologi, red).
Hal tersebut disampaikan ke 650 mahasiswa Universitas Airlangga. Dikatakannya, BUMN terus mendorong akses digital via sambungan internet yang dapat dinikmati secara merata di seluruh nusantara.
“Jika dulu eranya listrik masuk desa, sekarang eranya wifi masuk desa,” ujar Erick.
Ditegaskan Erick, BUMN memiliki misi memperkuat kedaulatan digital. Selain itu, mendorong Telkom dan Telkomsel menjadi motor penggerak dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital di segala lini.
Erick menjelaskan bahwa Telkom didorong untuk terus mempercepat infrastruktur digital seperti data center, cloud, dan fiber optic.
“Sedangkan Telkomsel lebih fokus sebagai agregator untuk costumer, seperti game lokal dan konten lokal. Ini ekosistem digital yang coba kita bangun,” jelas Erick.
Dengan menggandeng kampus untuk mempersiapkan sumber daya manusia, Erick optimistis misi besar membangun kedaulatan digital Indonesia dapat terwujud. Sehingga Indonesia tidak lagi sekadar konsumen digital belaka, namun bisa lebih dari itu, yakni menjadi salah satu kekuatan digital utama di dunia. (*)






