Bandarlampung – UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung menggelar pameran seni rupa dan liga seni. Kegiatan yang berlangsung dari 24 Oktober 2022 sampai dengan 16 November 2022 itu dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Drs. Sulpakar, M.M., yang diwakili oleh Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung, Muhammad Ibrali Sartoni, S.E., M.M.

Pembukaan kegiatan dipusatkan di Gedung Teater UPTD Provinsi Lampung, Kamis (27/10). Hadir dalam pembukaan, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Jauharoh Haddad, seniman perupa, serta peserta lomba yang terdiri dari SMA/SMK se-Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung, Muhammad Ibrali Sartoni, S.E., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan Pameran Seni Rupa dan Liga Seni merupakan program tahunan UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung dalam rangka Pelestarian, Pengembangan dan Pembinaan Seni Daerah Lampung, Program Pengembangan, Kebudayaan Tahun 2022.
“Kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77,” ujarnya.

Adapun tema kegiatan, lanjut dia, untuk Pameran Seni Rupa adalah “Membaca Indonesia hari ini dan esok”, sedangkan Liga Seni mengusung tema besar “Spirit Kemerdekan Titik Bangkit Ekspresi Seni”.
“Diharapkan dapat menampilkan potensi budaya, keunikan adat istiadat daerah provinsi Lampung yang dapat menggairahkan kehidupan seni budaya dalam mengisi kemerdekaan republik Indonesia ini yang dikreasikan dalam bentuk pameran Lukisan dan liga seni (seni tari, musik dan Teater),” jelasnya.

Dirinya juga menegaskan, dalam pelaksanaan kegiatan ini ditetapkan dengan protokol Kesehatan COVID-19 dan dipublikasikan dengan chanel youtube dan media sosial Taman Budaya Lampung.
Ia juga menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut. Pertama, Melakukan Pelestarian, pengembangan dan Pembinaan seni budaya Lampung.

Kedua, Mendorong dan memberikan ruang kepada Guru Seni Budaya untuk terus berkarya di tengah arus globalisasi dan pandemi tanpa meninggalkan jati diri bangsa.
Ketiga, Transformasi ilmu pengetahuan dan keterampilan dengan metode-metode dan sistem kerja yang dapat mereka terapkan pada masing-masing sekolah di bidang seni Musik, Tari dan Teater.

Keempat, Menumbuh kembangkan kecintaan pada seni Musik, Tari dan Teater sebagai salah satu upaya pembentukan karakter siswa di sekolah-sekolah yang berkualitas dan berdaya saing.
Kelima, Terjalinnya jejaring kelompok seni Musik, Tari dan Teater sekolah dengan instansi terkait dan stake holder.
Dia juga merinci peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Untuk Pameran Seni Rupa melibatkan 54 (lima puluh empat) orang Seniman Perupa Se-Provinsi Lampung
Kemudian, Liga seni Musik, melibatkan 15 (lima belas) Sekolah Tingkat SMA/SMK Se-Provinsi Lampung dengan total peserta 180 (seratus delapan puluh) orang/Guru dan siswa. Dengan tema Musik Kreatifitas dalam Bingkai 77 Tahun Indonesia Merdeka.
Lalu, Liga seni Tari, melibatkan 15 (lima belas) Sekolah Tingkat SMA/SMK Se-Provinsi Lampung dengan tolal peserta 180 (seratus delapan puluh) Orang/Guru dan siswa. Dengan tema Gelora Ekspresi Kinestetik.
Terakhir, Liga seni Teater, melibatkan 15 (lima belas) Sekolah Tingkat SMA/SMK Se-Provinsi Lampung dengan tolal peserta 180 (seratus delapan puluh) orang/Guru dan siswa. Dengan tema Spririt Kemerdekaan dalam seni Teater.
“Besar harapan kami dalam kegiatan ini dapat melaksanakan kegiatan rutin setiap tahunnya dengan peningkatan kualitas dan kuantitas serta mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sehingga dapat memberikan manfaat dan peluang dalam kreativitas seni budaya bagi Perupa, Guru, Pelajar, masyarakat dan stake holder di Provinsi Lampung,” pungkasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Jauharoh Haddad sangat kagum dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut harus terus digalakkan guna mengapresiasi karya-karya seniman di Provinsi Lampung.
“Ini sangat bagus sekali. Dan saya di Komisi V selaku mitra Taman Budaya Provinsi Lampung sangat mendukung sekali kegiatan ini. Dan saya akan mengajak anggota dewan Provinsi Lampung lainya, khususnya Komisi V untuk melihat langsung pameran seni rupa ini,” jelasnya. (Cah).






