Gelar Sosper, Nurhasanah Ajak Orang Tua Awasi Anaknya Jauhi Narkoba

Pringsewu – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Nurhasanah menggelar Kegiatan Sosper Perda Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika Dan Zat Adiktif Lainnya di Pekon Banyumas Kec. Banyumas Kab. Pringsewu, Minggu (6/11).

Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Pringsewu, Pesawaran dan Metro ini didampingi menjelaskan, sosialisasi tentang pencegahan narkoba ini sangat penting, sebab narkoba dapat merusak pola pikir manusia.

“Tapi untuk menghindari kecanduan narkoba terutama anak-anak muda perlu dibentengi dengan pendidikan agama seperti solat lima waktu bagi yang muslim serta kegiatan keagamaan lainya,” kata Nurhasanah.

Selain itu, lanjut dia, yang tidak kalah pentingnya adalah komunikasi orang tua dengan anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

“Hati-hati jangan biarkan anak-anak yang terlihat suka berkurung di kamar. Ya orang tua harus ajak komunikasi jangan biarkan anak-anak kita berdiam di kamar, sebab anak-anak muda ini masih labil dan suka coba-coba hal yang baru. Siapa tau anak itu sedang diam-diam di kamar sedang bertransaksi atau memakai narkoba. sebab peredaran narkoba di negara kita sudah sangat mengkhawatirkan,” terangnya.

Ia mengatakan, narkoba ini telah menjadi bisnis karena harganya mahal hingga mencapai jutaan rupiah pergram. Sedangkan sasaran utama para pengedar narkoba ini adalah anak muda. Mereka sengaja merusak mental generasi muda sebagai penerus kepemimpinan bangsa. “Ya, targetnya anak muda, makanya sebagai orang tua harus ikut mengawasi anak-anaknya karena kalau sudah kecanduan narkoba agak sulit disembuhkan, hanya bisa direhabilitasi untuk dipulihkan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Bagus juga mengingatkan kepada warga agar tetap mematuhi prokes sebab kasus covid-19 saat ini mulai melonjak lagi. “Jadi ibu-ibu dan bapak-bapak jangan lupa pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” pintanya.

Selain itu, dirinya juga mengajak para orang tua, khususnya yang masih memiliki bayi, untuk dapat memperhatikan gizi dan perkembangan bayinya. “Karena sekarang sedang ramai penyakit gagal ginjal akut. Jadi ayo kita jaga dan awasi anak-anak kita agar tidak terserang penyakit yang membahayakan ini,” tukasnya. (Cah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *