Yanuar Minta Porprov 2022 Sukses Prestasi dan Administrasi

Bandarlampung — Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Yanuar Irawan berharap perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Tahun 2022 bisa berlangsung sukses prestasi dan sukses administrasi.

“Kami di DPRD, khususnya Komisi V. Meminta Porprov yang akan digelar bisa berjalan baik, sukses prestasi dan sukses administrasi. Ini penting,” kata Yanuar, Rabu (30/11/2022).

Menurutnya, penegasan yang diutaran memiliki dasar. Yaitu, hingga saat ini KONI masih bermasalah, yang tahapannya masih dalam proses penegakan hukum. Artinya, apa yang terjadi bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Jangan sampai terulang kembali di multi even tingkat provinsi yang akan berlangsung.

“Saya kira apa yang terjadi di KONI selama ini harus menjadi perhatian semua pihak. Karena, sampai saat ini KONI masih bermasalah. Ini gak bisa kita tutup tutupi. Artinya, Gunakanlah anggaran yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” tegas Yanuar.

Selain itu, anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung tersebut menuturkan bahwa agenda rutin yang akan berlangsung dapat menjadi salah satu indikator mempersiapkan event selanjutnya yaitu PON di 2024 mendatang. Artinya, Proprov dapat dijadikan ajang uji tanding para atlet yang sudah mengikuti pembinaan oleh masing – masing cabang olahraga.

“Semua pihak, harus melakukan dengan baik dan objektif. Apapun hasilnya, harus diterima. Kami selaku bidang penganggaran akan cermat mengamati dan mengawasi kegiatan yang akan berlangsung agar bisa berjalan sukses,” ujarnya.

Lebih lanjut Yanuar mengungkapkan bahwa ada konsep yang berbeda pada perhelatan Porprov 2022. Yaitu, tujuan utama dari Porprov bukan hanya sekedar penyebaran medali dan atlet. Tetapi, lebih kepada mencari atlet berbakat, berkualitas, dN bukan bagi rata medali. Karena, tantangan yang sesungguhnya adalah event – event tingkat nasional dan bahkan internasional.

“Konsep baru ini yang kita apresiasi dari teman – teman KONI dan Dispora. Karena, penyebaran atlet ke Daerah dapat mengkerdilkan atlet – atlet yang benar – benar sudah berlatih. Kenapa tidak, yang tadinya atlet potensial dan berbakat bisa meraih medali lebih dari 1. Sementara, efek dari penyebaran atlet ke daerah hanya meraih 1 medali,” tegasnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *