KPPRI Lampung Gelar Pembekalan Bacaleg Perempuan

Bandarlampung – Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPPRI) Provinsi Lampung menggelar pembekalan bakal calon legislatif (bacaleg) perempuan demi menuju pemilu legislatif (pileg) 2024 yang bermartabat, Senin (26/12). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Lampung itu diikuti oleh perwakilan bacaleg perempuan dari parpol se-Lampung.

Dalam sambutannya, Ketua KPPRI Provinsi Lampung, Apriliati mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan serta wawasan kepada para bacaleg perempuan guna menghadapi tahapan pemilu 2024 mendatang.

“Ini juga bentuk komitmen kita, Kaukus Perempuan Parlemen dalam rangka meningkatkan keterwakilan perempuan untuk duduk di kursi legislatif maupun eksekutif,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga berharap dengan adanya pembekalan bacaleg Perempuan ini, keterwakilan perempuan, baik di legislatif maupun di eksekutif pada pemilu 2024 dapat meningkat.

“Kita tahu, keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi Lampung saat ini ada 17 perempuan. Dan ini meningkat dari tahun sebelumnya. Dan keterwakilan perempuan setiap pemilu di Lampung menunjukkan trend peningkatan, artinya di pemilu 2024 mendatang, dari 17 ke 27 anggota legislatif perempuan adalah keniscayaan,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, Pembekalan Bacaleg perempuan ini merupakan kegiatan pamungkas KPPRI Provinsi Lampung di tahun 2022, setelah beberapa kegiatan telah sukses diselenggarakan.

“Dan saya harap kepada para peserta, dapat mengikuti kegiatan bacaleg ini dengan seksama. Agar ilmu yang disampaikan para narasumber dapat kita serap dan kita terapkan pada saat tahapan pemilu 2024 nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Provinsi Lampung, M. Firsada saat membacakan sambutan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan bacaleg perempuan ya g digelar oleh KPPRI Provinsi Lampung ini.

“Atas nama pemerintah Provinsi Lampung, saya menyambut baik acara ini. Dalam rangka meningkatkan wawasan bagi bacaleg perempuan guna menghadapi tahapan pemilu 2024 di provinsi Lampung,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan adanya kegiatan bacaleg Perempuan ini dapat meningkatkan keterwakilan perempuan di kursi legislatif baik di DPRD Kabupaten/kota, Provinsi, maupun RI. “Hal ini sesuai dengan amanah undang-undang, bahwa dapat memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen,” ujarnya.

Lanjutnya, bacaleg perempuan juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi perempuan di pemilu 2024 mendatang. Pasalnya, berdasarkan data word bank, di Indonesia, partisipasi perempuan di politik masih rendah, yakni peringkat ketujuh se-Asia Tenggara.

“Saya harap bacaleg perempuan dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam rangka mewujudkan suksesnya pemilu sesuai target KPU yakni 79.5 persen partisipasi pemilih. Upaya mendorong pendidikan pemilih segmen pemilih pemula. Marjinal. Perempuan dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, bacaleg perempuan juga diharapkan dapat menjaga stabilitas daerah dalam rangka menjaga dan mencegah potensi konflik di pemilu 2024 mendatang. “Saya juga berharap kepada para bacaleg perempuan dapat mewaspadai dan mencegah hal-hal yang dapat menciderai pelaksanaan pemilu 2024 mendatang. Seperti mencegah hoax, politik identitas isu sara, dan black campiagn,” pungkasnya.

Kegiatan juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Lampung Ririn Kuswantari mewakili Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, Ketua KPPI Provinsi Lampung Nenden  Sementara, diskusi menghadirkan narasumber, diantaranya Akademisi Unila Ari Darmastuti, Anggota Bawaslu Lampung Hermansyah, dan Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKB Jauharoh Haddad. Diskusi dimoderatori oleh Diah Darma Yanti. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *