TANTANG PETAHANA

Bandarlampung – Farah Nuriza Amelia dan Laras Tri Handayani menyatakan siap untuk maju sebagai bakal calon anggota DPD RI dapil Lampung pada pemilu 2024 mendatang. Dua srikandi milenial ini pun bakal menantang empat petahana yang kembali mencalonkan diri untuk mempertahankan kursinya di senayan.

Empat petahana itu adalah Abdul Hakim, Ahmad Bastian, Bustami Zainudin, dan Jihan Nurlela. Dimana pada Pemilu 2019, Jihan Nurlela memperoleh suara terbanyak dengan 810.373 suara, disusul Abdul Hakim dengan raihan suara 381.963, Ahmad Bastian dengan raihan suara 377.067, dan Bustami Zainudin dengan raihan suara 245.784.

Kepada Koran Editor, Laras menyampaikan alasannya maju sebagai calon anggota DPD RI karena melihat peran pemuda yang dinilai sangat penting bagi sebuah bangsa. Sehingga, pemuda harus memanfaatkan potensi dirinya untuk membangun bangsa.

“Nasib bangsa ke depannya ditentukan oleh kualitas para pemuda hari ini. Apa yang hari ini diukir akan menjadi rupa dan warna di masa mendatang. Hal inilah yang mendorong saya mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024- 2029,” ujarnya, kemarin,

Selain itu, lanjut dia, anak muda adalaqh generasi penerus bangsa yang harus siap meneruskan perjuangan di semua lini sektor pembangunan bangsa. “Mau tidak mau anak muda yang akan menggantikan mereka, mengisi ruang di jajaran eksekutif, legislatif serta yudikatif, dan juga beberapa posisi penting di negeri ini,” katya anak bungsu politisi senior Mukhlis Basri ini.

Dikatakannya, regenerasi adalah sebuah kepastian. Maka dari itu harus banyak anak muda yang terjun ke politik agar bisa mengganti orang-orang yang produktivitasnya mulai menurun, baik di eksekutif maupun di legislatif. “Selain itu anak muda bisa lebih banyak turun ke dapil , dan dengan lebih banyak turun ke dapil maka akan lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat dan juga melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” kata Laras yangh berencana akan menyerahgkan dukungan ke KPU Provinsi Lmapung hari ini..

Lebih lanjut, anak muda memiliki gagasan yang segar dan dengan banyaknya anak muda di politik maka akan banyak gagasan dan ide agar amanah melaksanakan demokrasi yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 lebih terasa di masyarakat. “Dan apabila kita ingin mengubah kondisi bangsa menjadi lebih baik dengan tangan kita, setidaknya kita harus memiliki kekuasaan,” pungkasnya.

Terpisah, Farah Nuriza Amelia yang secara resmi telah mendaftarkan diri di KPU Provinsi Lampung sebagai calon DPD RI pada Senin (26/12) lalu mengatakan, sebagai politikus, ia memiliki misi memperjuangkan hak-hak rakyat, lebih khusus yang belum tersentuh kebijakan pemerintah. “Saya merasa diri ini masih muda. Saya ingin mendedikasikan tenaga, waktu dan semangat untuk kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Farah yang juga putri Ketua BPK RI Isma Yatun ini..

Motivasi pembina aksi millenial yang pernah mengenyam pendidikan di Shanghai China itu juga untuk membangun kesejahteraan masyarakat Lampung dengan berfokus pada sektor ekonomi kreatif seperti pariwisata dan UMKM. “Saya melihat potensi pariwisata di Lampung ini masih banyak sekali dan kalau dikelola dengan baik, potensi wisata ini akan makin berkembang,” paparnya.

Ketika terus dikembangkan itulah, para pemimpin bisa mendorong ekonomi warga di sekitar tempat wisata. Selain itu, sebagai calon wakil rakyat, Farah juga melirik sektor UMKM di Lampung.

“Saya melihat UMKM di Lampung memiliki potensi yang besar. Dari berbagai artikel dikatakan bahwa suatu negara dapat bertahan karena mempunyai UMKM yang kuat,” jelas Farah.

Bersama gerakan millenial berkostum cosplay, wakil ketua bidang anak jalanan dan anak terlantar KNPI Provinsi Lampung ini bakal stimulasi digitalisasi persaingan UMKM Lampung.

“Menerapkan teknologi digital, saya yakin UMKM di Lampung bakal bersaing hingga ke mancanegara. Saat ini pun, produk kuliner berbahan ikan dari Lampung sudah ada yang masuk pasar Timur Tengah,” katanya.

Terpisah, Komisoner KPU Provinsi Lampung, Antoniyus Cahyalana menyampaikan, hingga H-1 penutupan pendaftaran sudah ada 11 orang yang mendaftar sebagai bakal caloln anggota DPD RI. Mereka adalah (1). Khaidir Bujung, menyerahkan dukungan sebanyak 4.612 pemilih yang tersebar di 14 Kab/Kota. (2).Abdul Hakim, menyerahkan dukungan sebanyak 4.347 pemilih yang tersebar di 15 Kab/Kota. (3). Jihan Nurlela, menyerahkan dukungan sebanyak 8.286 pemilih yang tersebar di 15 Kab/Kota.

Kemudian, (4).Ahmad Bastian Sy, menyerahkan dukungan sebanyak 4.545 pemilih yang tersebar di 8 Kab/Kota. (5).Davit Kurniawan, menyerahkan dukungan sebanyak 6.992 pemilih yang tersebar di 15 Kab/Kota. (6).Bustami Zainudin, menyerahkan dukungan sebanyak 4.612 pemilih yang tersebar di 15 Kab/Kota. (7).Farah Nuriza Amelia, menyerahkan dukungan sebanyak 3.685 pemilih yang tersebar di 10 Kab/Kota. (8).Agung Imam Prasetyo, menyerahkan dukungan sebanyak 3.488 pemilih yang tersebar di 9 Kab/Kota.

“Lalu, 9. SM herlambang. 3599 dukungan menyebar 11 kab/kota, 10. Devi Siswandani. 3113 dukungan di 12 kab/kota, dan 11. Supeno. 4054 dukungan di 11 kab/kota. Total sudah 11 calon yang mendaftar sampai hari ini,” jelasnya.

Anton – sapaan akrabnya – menyampaikan, penyerahan dukungan minimal pemilih bakal calon (balon) perseorangan anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung, sudah dimulai sejak tanggal 16 Desember 2022 dan akan ditutup pada 29 Desember 2022 pukul 24.00 WIB. Jumlah dukungan minimal yang diperlukan adalah sebanyak 3.000 pemilih, yang tersebar di minimal 8 Kabupaten/Kota. “Dan untuk besok yang sudah konfirmasio akan mendaftar da enam orang lagi, tapi bisa dimungkinkan akan bertambah, karena kita besok (hari ikni, red) pendaftarannya tutup hingga pukul 24.00 WIB,” tukasnya. (cah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *