LABUHANMARINGGAI – Pencarian Memasuki Hari ke 4, Tim SAR Gabungan terus lakukan pencarian Arif (20), korban yang hilang saat memancing di Sungai Kuala Penet Kec. Labuhan Maringgai Kab. Lampung Timur pada Sabtu, 7/1/2023.
Sebelumnya diberitakan Arif, merupakan warga Desa Srimulya Sadar Sriwijaya Kec. Bandar Sribawono Kab. Lampung Timur dilaporkan hilang saat memancing pada Rabu, 4/1/2023.
Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah mengatakan bahwa Tim SAR Gabungan memulai pencarian mulai pukul 07.30 WIB sesuai dengan rencana operasi yang telah dibuat yaitu SRU (SAR Rescue Unit) dibagi menjadi 3 area pencarian. Diantaranya SRU I melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan menuju ke arah Utara muara sungai dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas.
Sementara itu SRU II menggunakan perahu karet milik Pol Airud Polres Lampung Timur melaksanakan penyisiran dari lokasi kejadian menuju ke arah Selatan muara sungai. Dan SRU III menggunakan kapal C-3 Pol Airud Polres Lampung Timur yg di fokuskan di aliran sungai.
“Upaya pencarian yang telah dilakukan Tim SAR Gabungan sampai Pukul 17.00 WIB masih belum membuahkan hasil. Dan pencarian akan dilanjutkan kembali pada Minggu (09/01) pukul 07.00 WIB.”, Ujar Deden.
Adapun Unsur SAR Gabungan yang terlibat antara lain Basarnas Pos SAR Bakauheni, personil TNI AL Lanal Lampung, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Timur, nelayan setempat dan masyarakat sekitar.
Sebelumnya, Hilang saat memancing ikan di Sungai Kuala Penet Kab. Lampung Timur, tim SAR Gabungan lakukan pencarian pada Rabu (4/1/2023).
Kejadian berawal saat korban yang bernama Arif (20) bersama 2 orang rekannya memancing ikan di pinggiran sungai Kuala Penet pada Rabu (04/01) sekitar pukul 01.30 WIB. Kemudian korban menggunakan sampan ke tengah sungai, tiba tiba sampan yang digunakan bocor. Korban panik, dan seketika lompat dari sampan, dikarenakan korban tidak bisa berenang kemudian korban tenggelam dan hilang. Rekan Arif sempat mencari korban namun tidak ditemukan.
Kejadian ini langsung dilaporkan ke aparat setempat. Kemudian informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Lampung oleh Bp. Mawardi (Kasat Polair Lampung Timur) pada pukul 09.05 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah mengarahkan personil Pos SAR Bakauheni untuk menuju lokasi kejadian dan melaksanakan pencarian dan pertolongan.
“Segera berangkat menuju lokasi dan koordinasikan dengan potensi SAR yang lebih dahulu berada di lokasi” Ujar Deden.
Tiba di lokasi kejadian tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Timur dan nelayan setempat untuk pelaksanaan operasi SAR.
Pukul 13.00 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan membagi tim menjadi 3 SRU (SAR Rescue Unit). SRU 1 menggunakan perahu karet Basarnas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. SRU 2 menggunakan perahu karet Pol Airud Polres Lampung Timur penyisiran dari lokasi kejadian hingga ke Muara sungai Kuala Penet. SRU 3 melakukan penyisiran via darat di tepian atau pinggir sungai.
“Hingga pukul 17.00 WIB korban masih belum ditemukan, dan dikarenakan kondisi sungai yang surut maka pencarian dilanjutkan besok pagi pukul 06.30 WIB.”, Tutup Deden.(***)






