Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Mukhlis Basri Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

Tanggamus – Anggota DPR/MPR RI, Mukhlis Basri mengajak masyarakat bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, di era globalisasi dan teknologi informasi, masyarakat sangat mudah terpengaruh ideologi-ideologi dan paham dari luar.

Hal itu disampaikan dalam acara sosialisasi 4 pilar MPR RI kepada masyarakat Pekon Gunung Sari, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Rabu (19/4). Hadir dalam acara tersebut tokoh ulama, pemuda dan masyarakat setempat yang kurang lebih ada 150-an orang yang hadir.

“Banyak anak-anak muda yang terpapar paham terorisme dan radikalisme. Itu pertama kali proses rekrutmennya melalui media sosial. Dipengaruhi melalui pemahaman radikal. Orang terpengaruh untuk terlibat. Dan itu pertama kali melalui medsos. Orang mudah terpengaruh paham-paham kapitalisme juga melalui medsos,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, untuk membendung arus ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, maka perlu mengamalkan Pancasila sebagai pandangan hidup.

“Kita perlu pandangan hidup yang merupakan kesepakatan bersama. Apalagi Indonesia ini negara besar. Negara kepulauan terbesar dengan 13.466 pulau. Negara dengan 1.128 suku bangsa dan bahasa. Ada 258 juta penduduk. Dengan beragam agama dan keyakinan. Kita memerlukan pandangan hidup bersama, konsepsi bersama. Itulah Pancasila,” jelas politisi yang akrab disapa MB ini.

Sekretaris Pengurus Daerah Tenaga Pembangunan (Pengda TP) Sriwijaya Provinsi Lampung itu menyampaikan bahwa Pancasila merupakan pilar utama bernegara. Selanjutnya, MB juga menyebutkan tujuan bernegara sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Dasar (UUD).

“Pilar pertama adalah Pancasila, pilar kedua adalah Undang-Undang Dasar (UUD). Kita punya tujuan bernegara. Itu termaktub dalam pembukaan UUD, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Nah, kenapa pemerintah kita sekarang suruh pakai masker, karena itu bertujuan melindungi kita (ditengah Covid 19),” jelas MB.

Tujuan negara yang kedua, kata dia, adalah memajukan kesejahteraan umum. “Pemerintah wajib memajukan Negara dengan kesejahteraan umum. Membuka lapangan kerja dan memulihkan ekonomi,” kata dia.

Sedangkan tujuan negara yang ketiga dan keempat adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut menciptakan perdamaian dunia.

Selanjutnya, Mukhlis mengajak semua elemen masyarakat untuk mempererat persatuan di tengah perbedaan suku bangsa.

“Dalam kehidupan bernegara, jangan merasa hebat sendiri. Tidak ada Indonesia tanpa ada Lampung, Aceh, Papua, Nusa Tenggara, Bali dan lainnya. Indonesia adalah semuanya, semuanya itu disatukan oleh Pancasila,” pungkas MB.

Dalam kesempatan itu, MB juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 hijriah. “Karena sebentar lagi kita lebaran, maka itu, saya beserta keluarga mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1444 hijriah. Semoga amal ibadah puasa kita tahun ini dicatat menjadi amal kebaikan Allah SWT,” tutupnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *