Armin Gultom Wasiatkan Samarinda Jadi Lokasi Munas V Fokal IMM

Samarinda – Sebelum wafat, Ketua Umum Koordinator Nasional (Kornas) Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Armyn Gultom telah mewasiatkan Kota Samarinda untuk menjadi lokasi Musyawarah Nasional (Munas) V.

“Saya ingin menegaskan kembali soal kenapa Kota Samarinda menjadi tempat bersilaturahmi (MUNAS) Fokal. Yakni, karena amanah dari almarhum ketua kita, Armin Gultom (almarhum),” tegas Ketua SC (Stearing Comite) Andi Nurpati, dalam silaturahmi dengan para pengurus FOKAL se-Indonesia di kantor Gubernur Kalimatan Timur, Sabtu (24/6).

Mantan anggota KPU RI itu menceritakan, dirinya masih berkomunikasi via telepon dangan almarhum Armin Gultom dua hari sebelum wafatnya Ketua alumni IMM itu pada bulan Maret lalu.

Bahkan, kata dia, Munas V FOKAL IMM telah menjadi diskusi panjang bersama dengan pimpinan nasional, dari mencari tempat kegiatan dan thematik untuk dijadikan pembahasan.

Disampaikannya, almarhum Armin Gultom bersemangat dan mengusulkan agar kegiatan Munas di Kota Samarinda. Sejak itulah, Andi Nurpati bersama pengurus lain melobi sana kemari menyakinkan agar acara tetap digelar.

“Alasan lain kenapa meski di Samarinda, tentu banyak faktor. Misalnya, karena banyaknya lokasi alam Kalimantan Timur yang menarik untuk destinasi wisata dan budaya,” kata Andi Nurpati.

Lalu sebaran politisi, tokoh IMM, yang sekarang berjaya di kota itu. Dan yang menjabat Walikota Samarinda adalah kader IMM. “Pak Andi Harun, walikota Samarinda salah satu kader IMM, sehingga forum Munas pun setidaknya bisa menjadi ajang reuni antar generasi,” kata Andi Nurpati lagi.

Untuk diketahui, Munas V Fokal IMM adalah forum tertinggi organisasi yang berbasis Ormas Muhammadiyah. Disitu akan dibahas program dan memilih ketua baru. Bahkan akan ada evaluasi program kerja untuk lima tahun ke depan. “Momentum inilah perlunya kami berkumpul dan evaluasi,” ujar Andi Nurpati.

Sementara itu Koordinator Wilayah Fokal IMM Lampung Suprapto berharap, Munas V Fokal IMM hendaknya menjadi forum strategis untuk membahas isu-isu aktual dan strategis yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat secara luas.

“Perlu sikap politik dari Fokal IMM di tahun politik. Terutama menyangkut partisipasi IMM pada pesta demokrasi Pemilu 2024.” kata Suprapto yang juga kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Menurutnya, Pemilu 2024 harus menjadi komitmen para calon presiden agar mereka yang nanti terpilih punya nilai terhadap keumatan, kebangsaan, dan persyarikatan.

Sekretaris Fraksi PAN DPRD Lampung ini menambahkan, sudah saatnya alumni IMM terlibat dan berperan aktif dalam dinamika kebangsaan. “Jangan hanya menjadi pengamat yang hanya menilai dan mengomentari,” kata dia.

Untuk itu, lanjut dia, IMM Lampung mendorong koordinator nasional (kornas) agar membuat jaringan atau networking untuk menempatkan kader-kader terbaiknya di jabatan publik dan politik.

“Ini sangat dibutuhkan untuk menguatkan kerja sama organisasi, menambah wawasan, serta meningkatkan pengetahuan,” Suprapto menegaskan.

Menyinggung soal calon formatur, FOKAL IMM Lampung berharap, agar berlangsung demokratis, memenuhi unsur keterwakilan masing-masing wilayah.

Untuk diketahui, FOKAL IMM Lampung mengirim 20 kader. Terdiri dari 15 ketua Fokal Kabupaten/Kota, termasuk hadirnya sejumlah senior IMM. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *