Sukseskan Pemilu 2024, Pers Harus Profesional dan Junjung Tinggi Etika

Koraneditor.id, Pringsewu – Menjadi jurnalisme yang profesional dan beretika seringkali hanya ada dalam teori atau harapan saja. Maka dari itu, mamasukin tahun politik pers harus bisa berperan optimal serta memberi support dan dukungan terhadap pelaksanaan Pemilu dengan berperilaku adil dan berimbang dalam memberikan suatu informasi kepada masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Wirahadikusumah Ketua PWI Lampung saat menjadi pemateri dalam sosialisasi pendidikan pemilih penanganan berita hoax dan peran serta media dalam tahapan kampanye yang di selenggarakan KPU Kabupaten Pringsewu di Balrom Hotel Ragency, Kecamatan Gadingrejo Sabtu (2/12/2023).

Menurutnya, sebagai pemberi informasi perusahan media dapat mempertangungjawabkan sejumlah kekhawatiran akan muncul mengenai kesiapan masyarakat untuk berperan ideal dalam mensukseskan Pemilu 2024 mendatang. Karena, pers dan wartawan bakal terjebak menjadi alat perseteruan antar calon Kepala Daerah yang bersaing atau sengaja memihak pada calon tertentu, bahkan memilih menjadi corongnya.”Dalam persaingan memperebutkan kekuasaan politik, dapat dilakukan secara terbuka, dengan menggunakan beragam cara untuk merebut simpati pemilih. Cara termudah dan tercepat untuk menarik simpati pemilih adalah melalui ekspose pers melalui media masa,” katanya.

Wira menjelaskan sapaan akrabnya, dalam proses Pemilu mendatang akan bersentuhan secara langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena kedekataan para calon dan pendukungnya bersifat nyata, bukan hanya simbolik sebagaimana pemilihan presiden, kepala daerah dan DPR. Sehingga dapat dipahami, jika diprediksi akan muncul permasalahan dan ancaman dalam proses Pemilu dengan ketidak jelasan informasi yang dibagikan oleh masyarakat.”Pers dalam hal ini dapat menjadi salah satu faktor pemicunya namun, juga bisa menjadi peredam keadaan dengan adanya sosok jurnalisme yang profesional dan beretika dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebihlanjut Wira menambahkan, memasuki tahun politik pers dituntut menjalankan peran dan meningkatkan pemahaman intelektual masyarakat terhadap isu-isu kepemiluan. Sebab Pers tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pekerja profesi, tetapi juga memberikan pendidikan kepada publik sekaligus menyajikan informasi berkualitas agar masyarakat bisa membuat pilihan rasional yang terbaik.”Pers mempunyai peran sangat penting untuk memberikan informasi yang mencerahkan, bermanfaat dan kritis bagi masyarakat pada tahun politik ini. Para jurnalis diharapkan mampu bekerja dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme dan kode etik untuk mendorong terwujudnya Pemilu 2024 yang demokratis dan berkualitas” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *