PAN: Mirza & Ridho Sudah Komunikasi

Bandarlampung – Rahmat Mirzani Djausal dan Muhamad Ridho Ficardo disebut telah berkomunikasi dengan PAN terkait penjaringan balongub dan balonwagub Lampung. Kendati demikian, keduanya belum memberikan konfirmasi kapan akan mengambil formulir penjaringan.

Ketua Tim Penjaringan PAN Lampung Joko Santoso mengatakan, pihaknya telah menerima dua balongub yang mendaftar penjaringan di PAN Lampung. Keduanya adalah Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Hanan A. Razak dan pengusaha kayu asal Pagardewa Riswan Mura.

Selain dua nama itu, lanjut Joko ada dua tokoh yang berniat mengambil formulir penjaringan PAN Lampung. Keduanya adalah Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Ketua DPP Perindo M Ridho Ficardo. “Yang sudah berkomunikasi ada Mirza dan mantan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo,” kata Joko Santoso.

Tetapi, lanjut Joko, keduanya belum memberikan konfirmasi kapan akan mengambil formulir penjaringan, apakah akan datang sendiri atau diwakili LO.

Selain tokoh eksternal, PAN memiliki dua kader internal yang diusulkan yakni anak Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yakni Putri Zulkifli Hasan dan adik Zulhas yakni Helmi Hasan.

“Kalau internal ada Putri Zulkifli Hasan dan Helmi Hasan yang diusulkan oleh kader-kader. Tapi kalau mereka ingin maju, mereka juga harus mengambil formulir penjaringan di sini, bisa datang langsung atau diwakili LO,” sambung Joko.

Sementara itu, Riswan Mura mengaku ikut penjaringan di PAN setelah memperoleh petunjuk dalam salat istikharah. “Saya mendapatkan petunjuk (berupa) mimpi bertemu Bang Zulkifli Hasan (Zulhas) dan mendapatkan cincin biru ini. Mungkin ini adalah pertanda,” ungkapnya.

“Saat ini saya fokus dengan rekomendasi-rekomendasi,” imbuhnya.

Ia menyebut, dia mengagumi sosok Zulhas, sebagai tokoh politik dan juga aset bagi Lampung. “Bang Zul adalah aset Lampung yang membanggakan, dan panutan saya. Saya juga sepakat dengan gerakan gerakan partai PAN,” kata dia. “Maka saya juga samina wa athana,” imbuhnya.

Sebelumnya Riswan Mura juga telah mendaftarkan sebagai calon gubernur di PDIP Lampung. Dia juga mengaku mengagumi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati. Selain itu ia juga menyebut dirinya sebagai Soekarnois

Diketahui, seluruh parpol harus berkoalisi untuk dapat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung. Syarat untuk maju, perlu 17 kursi DPRD Lampung.

Partai Gerindra sebagai pemenang Pemilu 2024 di Provinsi Lampung memiliki 16 kursi, kurang satu kursi lagi. Kemudian, PDIP 13 kursi, PKB dan Golkar masing-masing memperoleh 11 kursi. Kemudian, Nasdem memperoleh 10 kursi, Demokrat 9 kursi, PAN 8 kursi dan PKS 7 kursi. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *