Diskusi Publik “Energi dan Investasi Seimbangkah?”, Dinas ESDM Lampung Janjikan Permudah Perizinan

Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat terus berupaya mempermudah investor yang akan mengurus perizinan investasi panas bumi dan air.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Energi ESDM Provinsi Lampung, Sopian Atiek dalam acara diskusi publik PWI Lampung dengan tema “Energi dan Investasi Seimbang?” di Hotel Horison, Bandar Lampung, Kamis (5/12/2024).

“Kita selalu berupaya mempermudah bagi investor yang ingin mengurus perizinan investasi panas bumi dan air,” kata dia.

Namun, lanjut Sopian, memang banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh para investor yang ingin berinvestasi di bidang panas bumi dan air.

“Iya, karena berhubungan dengan sumber daya alam memang banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Pasalnya, berkaitan dengan lingkungan. Selain itu juga, harus ada persetujuan atau izin dari pusat, yaitu Kementrian ESDM,” jelasnya.

Sopian mengungkapkan, Lampung memiliki peluang dalam upaya transisi energi, karena Lampung merupakan salah satu Provinsi yang telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) yang sejalan dalam upaya transisi energi.

“Hal ini tentunya sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam upaya transisi energi dan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK). Selain itu, Lampung juga memiliki potensi panas bumi terbesar ke-2 se-Sumatera dengan total sumber daya panas bumi sebesar 1.758 megawatt (Mwe),” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung, Novalinda mengatakan, realisasi target investasi di Lampung tahun 2024 , yaitu Rp12,960 triliun.

“Dan untuk triwulan ketiga telah mencapai Rp7,3 triliun. Sektor terbesar dari listrik gas air, yaitu listrik sebesar Rp1,9 triliun,” ujarnya.

Novalinda juga mengungkapkan, terus berupaya menarik para investor untuk berinvestasi dengan membuka peluang.

la menyebutkan, beberapa titik energi panas bumi itu tersebar di beberapa kabupaten seperti Tanggamus, Lampung Selatan, Lampung Barat, Pesawaran, dan Waykanan. Potensi energi panas bumi itu, yakni Way Umpu Kecamatan Banjit Waykanan, Purunan dan Bacingot Kecamatan Belalau Lampung Barat, Suoh – Sekincau Lampung Barat, Fajar Bulan Lampung Barat.

“Kemudian Natar Lampung Selatan, Ulubelu Tanggamus, Way Panas Wonosobo Tanggamus, Suka Maju Telukbetung Barat Bandarlampung, Wayratai Padang Cermin Pesawaran, dan Gunung Rajabasa Lampung Selatan,” jelasnya.

“Terkait penyerapan tenga kerja dibidang energi, sebanyak 9 ribu tenaga kerja Indonesia telah dipekerjakan, dan 17 tenaga kerja asing,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *