Bandarlampung – Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk memiliki tekad yang kuat serta keberanian dalam mengambil langkah besar demi mewujudkan cita-cita mereka.
Hal itu disampaikan Zulhas – sapaan akrab Zulkifli Hasan – dalam pembukaan Tanwir 2024 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Gedung Serbaguna Universitas Lampung (Unila), kemarin. Giat dengan tema “Khidmat Pelajar, Wujudkan Generasi Emas” itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting serta ratusan peserta dari seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Zulhas memaparkan pentingnya keberanian dan kemandirian dalam mencapai cita-cita. Hal tersebut sangatlah penting disampaikan mengingat IPM sebagai kader-kader muda Muhammadiyah akan sangat berperan penting untuk pembangunan persyarikatan, bangsa, dan negara.
“Hidup itu pilihan, tinggikan cita-cita anda dan hadapi dengan keberanian dan kemandirian. Selama manusia hidup pasti ada tantangannya, Muhammadiyah menyiapkan, mendidik dan memberikan sarana untuk kita semua, tapi pilihan tetap ditangan anda,” tegasnya.
“Itulah yang dinamakan keberanian dan kemandirian! Sekarang semuanya mudah, ilmu pengetahuan dan informasi sangat terbuka luas. Maka dari itu, manfaatkanlah semua yang ada,” imbuh Ketua Umum PAN ini.
Sedikit menambahkan tentang motivasi untuk generasi Muda, Zulhas juga menekankan supaya generasi muda memiliki motivasi yang tinggi dalam meraih cita-cita.
“Dulu, di kampung saya banyak orang miskin, berangkat gelap, pulang gelap, badan gelap terkena matahari, rezeki pun juga gelap. Maka saya berani bermimpi dan merantau. Maka dari itu, motivasi saya adalah Nanti kalau saya merantau, punya ilmu banyak, uang banyak, saya bisa bantu banyak orang,”paparnya.
Dengan sedikit cerita tentang pengalaman hidup dan motivasinya, Zulhas berharap itu akan mendorong anak-anak muda IPM untuk memiliki motivasinya sendiri dalam menggapai cita-cita yang besar dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Pesan tersebut diharapkan dapat memotivasi para pelajar IPM dan peserta Tanwir 2024 untuk lebih berani dalam menghadapi tantangan serta mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa melalui jalur pendidikan dan kepemimpinan.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, S.IP., serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M.
Momen pembukaan Tanwir IPM 2024 ditandai secara simbolis dengan penabuhan alat musik tradisional Lampung, Cetik, oleh Dr. (HC) Zulkifli Hasan. Simbolisasi ini menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisional dalam pergerakan organisasi modern.
Tanwir 2024 diharapkan menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pelajar Indonesia yang siap menghadapi era disrupsi, memiliki daya saing tinggi, dan mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat luas.
Melalui Tanwir 2024, Ikatan Pelajar Muhammadiyah berharap dapat melahirkan kebijakan dan program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman.
Dengan semangat “Khidmat Pelajar, Wujudkan Generasi Emas”, IPM berkomitmen menghadirkan generasi pelajar yang berkualitas, inovatif, dan berkarakter mulia.
Kesuksesan Tanwir 2024 ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, evaluasi, dan refleksi yang matang dapat melahirkan kebijakan yang lebih strategis.
Dengan dukungan dari para tokoh nasional, pemerintah, dan akademisi, IPM optimis dapat terus mencetak pemimpin muda yang siap membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara. (*).






