Bandarlampung – Rumah Inspektur Tulangbawang Untung Widodo di Perumahan Bukit Kencana, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Sukabumi Bandarlampung dibobol maling, Minggu (26/1).
Perhiasan berupa emas senilai Rp3,5 miliar pun raib digasak maling. Menariknya, emas tersebut diduga tak dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, nilai emas tersebut melebihi total kekayaan Untung. D
Dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) tahun 2024, untung memiliki total kekayaan Rp2,9 miliar. Jumlah itu terdiri dari 14 tanah dan bangunan senilai Rp2,4 miliar. Lalu, mobil Ford Fiesta Sedan senilai Rp70 juta, harta bergerak lainnya Rp460,5 juta, kas dan setara kas Rp20,4 juta.
Sedangkan perhiasan berupa emas antam, cincin hingga gelang senilai Rp3,5 miliar justru tak ada dalam LHKPN tersebut. Saat ini kasusnya sedang dalam penanganan pihak Polresta Kota Bandar Lampung.
Kapolresta Bandarlampung Kombes Alfred Jacob Tilukay, kepada sejumlah wartawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan.
“Benar, korban berinisial UW seorang ASN di Tulang Bawang, korban telah membuat laporan atas peristiwa pencurian di rumahnya yang berada di Perumahan Bukit Kencana. Kami telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan saat ini masih dilakukan penyelidikan,” kata Kapolresta Bandarlampung kepada sejumlah wartawan, Sllasa (28/01).
Terpisah, Penjabat Bupati Tulangbawang, Ferli Yuledi, saat dikonfirmasi via ponselnya mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari pihak Kepolisian maupun dari pihak yang bersangkutan (Untung Widodo red) terkait dengan kejadian tersebut.
“Saya malah belum tahu, belum dapat info resminya. Hanya tahu lewat berita berita yang terbit,”kata Penjabat Bupati Tulangbawang, Selasa (28/1/2025) siang kemarin.
Sementara itu, Untung Widodo hingga berita ini diterbitkan belum dapat dikonfirmasi, meski nomor HP pribadinya 0813 6977 XXXX dalam keadaan aktif atau centang hitam dua. Namun belum berkenan membalas pesan, Rabu (29/1/2025) pagi.
Media akan terus mencari informasi perkembangan peristiwa pembobolan rumah Pasutri Pejabat Pemkab Tulangbawang yang kini sedang menjadi perhatian publik khususnya masyarakat Tulangbawang. Termasuk harta kekayaannya dalam bentuk perhiasan emas senilai Rp3,5 Milyar. (Tri/cah).






